Setiap Kali Marah, Hormon Bahaya Diam-diam Menyerang Tubuh
Setiap Kali Marah, Hormon Bahaya Diam-diam Menyerang Tubuh-NET-
PAGARALAMPOS.COM - Marah adalah emosi manusiawi yang wajar, namun, di balik luapan emosi tersebut, tubuh sebenarnya sedang menghadapi serangan “hormon bahaya” yang berdampak serius bagi kesehatan.
Tanpa disadari, kemarahan yang sering dan tidak terkontrol dapat memicu berbagai gangguan fisik maupun mental.
Saat seseorang marah, otak menganggap kondisi tersebut sebagai ancaman.
Amigdala, bagian otak yang mengatur emosi, langsung mengirim sinyal darurat ke hipotalamus.
Sinyal ini kemudian memerintahkan kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon stres, terutama adrenalin dan kortisol.
BACA JUGA:Ketahui 6 Manfaat Buah Srikaya untuk Kesehatan Yuk Simak!
Adrenalin bekerja sangat cepat. Detak jantung meningkat, tekanan darah naik, napas menjadi lebih cepat, dan otot menegang.
Tubuh seolah bersiap untuk melawan atau melarikan diri.
Dalam situasi darurat, mekanisme ini sebenarnya bermanfaat.
Namun, jika marah terjadi berulang kali, lonjakan adrenalin justru menjadi ancaman bagi jantung dan pembuluh darah.
Sementara itu, kortisol dikenal sebagai hormon stres utama.
Ketika kadar kortisol meningkat secara terus-menerus akibat sering marah, sistem kekebalan tubuh bisa melemah.
BACA JUGA: Waw Wajib Diketahui Manfaat Buah Kedawung untuk Kesehatan: Si Kecil yang Kaya Khasiat!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
