Digital Detox: Tren Anak Muda yang Mulai Menjauh dari Gadget Demi Kesehatan Mental
Digital Detox-net-kolase
PAGARALAMPOS.COM - Di era serba digital, anak muda kini tidak bisa lepas dari gadget dan media sosial. Namun, tren baru menunjukkan adanya pergeseran: semakin banyak generasi muda yang mulai menerapkan digital detox untuk menjaga kesehatan mental, meningkatkan fokus, dan mengurangi stres.
Digital detox adalah praktik sengaja mengurangi penggunaan gadget, media sosial, dan aplikasi digital lainnya untuk jangka waktu tertentu.
Tujuannya bukan sekadar “menjauh dari teknologi”, tetapi menciptakan keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata.
BACA JUGA:Lepas dari Jeratan Layar: 10 Langkah Digital Detox untuk Hidup Lebih Seimbang
Menurut psikolog Dr. Rina Wulandari, digital detox penting karena paparan gadget yang berlebihan dapat memicu kecemasan, stres, dan gangguan tidur, terutama di kalangan remaja dan milenial.
“Anak muda yang terlalu lama terpapar media sosial cenderung membandingkan diri dengan orang lain, mengalami FOMO (fear of missing out), dan merasa tekanan hidup meningkat,” jelas Dr. Rina.
Alasan Anak Muda Mulai Melakukan Digital Detox:
Mengurangi Stres dan Kecemasan
Dengan menonaktifkan notifikasi dan membatasi waktu layar, mereka merasa lebih rileks dan dapat fokus pada diri sendiri.
Meningkatkan Kualitas Tidur
Cahaya biru dari gadget sering mengganggu ritme sirkadian. Digital detox membantu tidur lebih nyenyak dan tubuh lebih bugar di pagi hari.
BACA JUGA:STOP Kecanduan Gadget! Coba 10 Tips Digital Detox Ini dan Rasakan Perbedaannya!
Memperbaiki Kesehatan Mental dan Emosional
Dengan mengurangi paparan konten negatif atau berita berlebihan, mood menjadi lebih stabil dan pikiran lebih tenang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
