Pemkot PGA

Menyingkap Candi Arimbi: Warisan Majapahit yang Sarat Makna Spiritual dan Sejarah

Menyingkap Candi Arimbi: Warisan Majapahit yang Sarat Makna Spiritual dan Sejarah

Menyingkap Candi Arimbi: Warisan Majapahit yang Sarat Makna Spiritual dan Sejarah-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Candi Arimbi terletak di Desa Pelem, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto—wilayah yang dahulu menjadi pusat kekuasaan Kerajaan Majapahit.

Meski namanya tidak sepopuler Candi Penataran atau Candi Tikus, situs ini menyimpan nilai sejarah dan budaya yang tak kalah penting.

Awal Penemuan dan Restorasi

Candi ini ditemukan oleh para arkeolog pada awal abad ke-20. Sejak penemuan tersebut, sejumlah proses pemugaran telah dilakukan untuk memulihkan bentuk aslinya.

Meski tidak seluruh bangunannya utuh, upaya konservasi tetap dilakukan agar jejak sejarah ini tidak hilang ditelan waktu.

BACA JUGA:Makna dan Sejarah Rumah Baileo sebagai Pusat Tradisi dan Identitas Maluku

BACA JUGA: Danau Satonda: Sejarah Alam dan Legenda Mistis Pulau Vulkanik yang Menawan

Asal Usul Nama "Arimbi"

Nama Arimbi diambil dari tokoh wanita dalam kisah Mahabharata, yakni seorang raksasi cantik yang menjadi istri Bima dan melahirkan Gatotkaca.

Dalam tradisi pewayangan Jawa, sosok Arimbi dipandang sebagai figur yang memiliki nilai spiritual tinggi.

Pemberian nama ini mencerminkan pengaruh kuat mitologi Hindu dan budaya lokal pada masa Majapahit.

Gaya Arsitektur dan Struktur Candi

Candi Arimbi dibangun menggunakan batu bata merah, khas gaya arsitektur Majapahit. Struktur dasarnya berbentuk persegi dengan ukiran-ukiran sederhana.

Diyakini, candi ini digunakan sebagai tempat pemujaan terhadap dewa-dewi dalam agama Hindu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait