Mengungkap Sejarah Benteng Martello: Benteng Abad ke-19 di Teluk Jakarta!
Mengungkap Sejarah Benteng Martello: Benteng Abad ke-19 di Teluk Jakarta!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di antara gugusan pulau-pulau kecil yang menghiasi utara Teluk Jakarta, tersembunyi sebuah bangunan tua yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang sejarah kolonial di Indonesia.
Benteng Martello, yang berdiri kokoh di Pulau Kelor, merupakan peninggalan Belanda yang dibangun pada abad ke-19 sebagai bagian dari sistem pertahanan mereka terhadap serangan musuh laut.
Meskipun kini tinggal reruntuhan, pesona dan nilai sejarahnya masih kuat terasa bagi siapa pun yang menjejakkan kaki di sana.
Awal Mula Pembangunan
BACA JUGA:Sejarah Monumen 66 Lampung: Simbol Perjuangan Pemuda dalam Menjaga Demokrasi dan Melawan Tirani!
Pembangunannya tidak terlepas dari kondisi geopolitik saat itu, di mana berbagai ancaman dari bangsa Eropa lain, seperti Inggris dan Prancis, menjadi perhatian serius.
Belanda merasa perlu memperkuat pertahanan laut di sekitar Batavia (kini Jakarta), yang kala itu merupakan pusat pemerintahan dan perdagangan mereka di Nusantara.
Konsep Benteng Martello diadopsi dari model benteng yang populer di Eropa, khususnya di Inggris dan Italia, yang disebut Martello Tower.
BACA JUGA:Suku Mentawai Lebih dari Sekadar Tato: Intip Fakta Unik dan Budaya yang Masih Terjaga
Nama “Martello” sendiri berasal dari “Mortella”, sebuah menara pertahanan di Corsica yang berhasil menahan gempuran pasukan Inggris.
Benteng model ini dikenal dengan struktur melingkar, berdinding tebal, dan dilengkapi dengan meriam di bagian atas, memungkinkan tembakan ke segala arah.
Fungsi Strategis di Masa Kolonial
Bersama-sama, ketiga pulau ini menjadi garis depan penjagaan terhadap kapal-kapal asing yang masuk ke Teluk Batavia.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
