Sejarah Bukit Soeharto: Jejak Warisan dan Harapan Masa Depan di Jantung Kalimantan Timur!
Sejarah Bukit Soeharto: Jejak Warisan dan Harapan Masa Depan di Jantung Kalimantan Timur!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Terletak di antara dua kota besar di Kalimantan Timur, yakni Balikpapan dan Samarinda.
Bukit Soeharto merupakan kawasan hutan lindung yang telah lama menjadi perhatian dalam berbagai aspek, mulai dari lingkungan, sejarah, hingga pembangunan nasional.
Kawasan ini dikenal secara resmi sebagai Taman Hutan RayaBukit Soeharto, sebuah kawasan konservasi yang menyimpan jejak penting dalam perjalanan pembangunan Indonesia, khususnya pemerintahan Presiden Soeharto.
Asal-Usul Nama Bukit Soeharto
Nama “Bukit Soeharto” diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto, yang memerintah selama lebih dari tiga dekade.
Penamaan ini muncul pada era Orde Baru, saat proyek-proyek pembangunan masif dijalankan untuk mempercepat kemajuan di berbagai daerah, termasuk Kalimantan Timur.
Pada awalnya, kawasan ini merupakan hutan produksi dan sebagian besar arealnya masih perawan. Namun, dengan meningkatnya aktivitas pembangunan, kawasan ini mengalami perubahan signifikan.
Pada tahun 1991, pemerintah menetapkan Bukit Soeharto sebagai Taman Hutan Raya melalui Keputusan Menteri Kehutanan.
Status ini menandai pentingnya wilayah ini dalam konteks konservasi dan edukasi, sekaligus simbol penghormatan terhadap kepemimpinan nasional.
Fungsi dan Peran Strategis
Taman Hutan Raya Bukit Soeharto memiliki luas sekitar 61.850 hektare, mencakup wilayah administratif Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser Utara.
Fungsi utama kawasan ini adalah sebagai kawasan konservasi yang memadukan perlindungan ekosistem hutan tropis dengan upaya pendidikan, penelitian, dan pariwisata alam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
