Sejarah Gunung Manglayang: Jejak Alam dan Legenda di Tanah Sunda!
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Manglayang adalah salah satu Gunung yang menjadi bagian dari lanskap alam Tatar Sunda.
Terletak di antara Kota Bandung dan Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Dengan ketinggian sekitar 1.818 meter di atas permukaan laut, gunung ini bukan hanya menjadi daya tarik bagi para pendaki dan pencinta alam.
Tetapi juga menyimpan sejarah, cerita rakyat, serta nilai budaya yang menarik untuk ditelusuri.
Asal-usul Nama Manglayang
BACA JUGA:Memahami Sejarah Gunung Malabar: Jejak Alam dan Warisan Kolonial di Tanah Priangan!
Nama "Manglayang" konon berasal dari kata dalam bahasa Sunda, yaitu “ngalayang” yang berarti melayang.
Nama ini muncul dari cerita rakyat yang berkembang di masyarakat sekitar. Menurut legenda, gunung ini dulunya adalah tempat pertapaan para leluhur atau tokoh sakti.
Salah satu versi cerita menyebutkan bahwa ada pusaka sakti yang terbang melayang ke langit dari puncak gunung, sehingga masyarakat setempat menyebutnya Manglayang.
Legenda lain mengaitkan Gunung Manglayang dengan kisah Prabu Layang Kusuma, seorang tokoh pewayangan yang diyakini sempat bertapa di gunung tersebut untuk mencari ketenangan jiwa.
Kisah-kisah seperti ini menjadi bagian penting dari identitas kultural masyarakat sekitar, menunjukkan bagaimana alam dan mitos saling terkait dalam pandangan hidup orang Sunda.
Jejak Sejarah dan Arkeologi
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Suku Hadzabe Tribe: Jejak Peradaban Pemburu-Pengumpul di Afrika Timur!
Selain kisah rakyat, Gunung Manglayang juga memiliki nilai sejarah dari aspek arkeologis.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
