Tugu Kujang: Jejak Sejarah, Simbol Budaya Sunda, dan Identitas Abadi Kota Bogor!
Tugu Kujang: Jejak Sejarah, Simbol Budaya Sunda, dan Identitas Abadi Kota Bogor!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Monumen ini bukan sekadar hiasan kota, melainkan simbol kuat yang merepresentasikan sejarah, budaya, dan semangat masyarakat Sunda, khususnya di wilayah Bogor dan sekitarnya.
Makna di Balik Kujang
Kujang bukanlah sekadar senjata tajam. Bagi masyarakat Sunda, kujang merupakan senjata tradisional yang sarat makna simbolik dan spiritual.
Bentuknya yang unik—melengkung dan menyerupai ladam kuda—menjadikan kujang tidak hanya fungsional, tetapi juga artistik.
BACA JUGA:Menguak Fakta Kerta Gosa: Jejak Sejarah Peradilan dan Kearifan Lokal di Tanah Bali!
Kujang memiliki beberapa jenis, masing-masing dengan fungsi dan makna yang berbeda, seperti kujang untuk bertani.
Berburu, hingga kujang pusaka yang bersifat spiritual dan hanya dimiliki oleh kaum bangsawan atau dukun.
Latar Belakang Pendirian Tugu Kujang
Tugu Kujang didirikan pada tahun 1982 pada masa pemerintahan Wali Kota Achmad Sobana. Monumen ini dibangun sebagai ikon kota yang mewakili nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Sunda.
Lokasinya yang berada di perempatan Jalan Pajajaran dan Jalan Otto Iskandardinata membuatnya mudah dikenali dan menjadi salah satu titik orientasi warga maupun pengunjung.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Situs Rumah Adat Cikondang: Jejak Kearifan Lokal di Kaki Gunung Tilu!
Pendirian tugu ini juga bertujuan untuk menguatkan identitas budaya Kota Bogor yang kerap disebut sebagai kota penyangga Ibu Kota, namun memiliki akar budaya yang sangat dalam.
Desain dan Arsitektur
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
