Sejarah Suku Yaman: Jejak Peradaban Arab Selatan dari Masa Kuno hingga Era Modern!
Sejarah Suku Yaman: Jejak Peradaban Arab Selatan dari Masa Kuno hingga Era Modern!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Suku Yaman memiliki akar sejarah yang sangat panjang dan berpengaruh dalam perkembangan peradaban di Semenanjung Arab dan kawasan sekitarnya.
Mereka bukan hanya dikenal sebagai penduduk asli wilayah Yaman modern, tetapi juga sebagai pewaris tradisi dan budaya Arab kuno yang telah bertahan selama ribuan tahun.
Asal Usul dan Identitas
Suku Yaman merujuk pada kelompok etnis yang berasal dari wilayah selatan Jazirah Arab, khususnya di daerah yang kini dikenal sebagai negara Yaman.
BACA JUGA:Indonesia Jadi Tuan Rumah, Dunia Tak Menyangka Inilah Peran Besar RI di KAA 1955
Sejak zaman kuno, wilayah ini telah dihuni oleh berbagai suku besar yang memainkan peran penting dalam perdagangan, politik, dan penyebaran budaya Arab.
Dua cabang utama dari suku-suku Arab kuno biasanya dibagi menjadi Arab Utara (Adnani) dan Arab Selatan (Qahtani), dan Suku Yaman masuk dalam kategori Arab Selatan.
Menurut tradisi lisan dan sumber sejarah Arab, leluhur utama suku-suku di Yaman berasal dari tokoh legendaris bernama Qahtan, yang diyakini sebagai nenek moyang bangsa Arab Selatan.
Dari Qahtan inilah muncul berbagai suku besar seperti Himyar, Saba', Hadramaut, dan Kindah. Suku-suku ini kemudian menyebar ke berbagai wilayah, bahkan hingga ke Afrika Timur dan Asia Tenggara, melalui jalur perdagangan dan migrasi.
Kerajaan-Kerajaan Kuno
Suku Yaman tidak hanya hidup dalam komunitas suku semata, tetapi juga mendirikan kerajaan-kerajaan besar yang pernah berjaya di masa lalu.
Salah satu yang paling terkenal adalah Kerajaan Saba', yang diperkirakan berdiri sekitar abad ke-10 SM.
Kerajaan ini dikenal luas melalui kisah Ratu Saba’, yang menurut teks-teks keagamaan dan sejarah, pernah mengunjungi Raja Sulaiman di Yerusalem.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
