Pemkot PGA

Menelusuri Sejarah Gunung Galunggung: Jejak Letusan dan Kehidupan di Sekitarnya!

Menelusuri Sejarah Gunung Galunggung: Jejak Letusan dan Kehidupan di Sekitarnya!

Menelusuri Sejarah Gunung Galunggung: Jejak Letusan dan Kehidupan di Sekitarnya!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Gunung Galunggung merupakan salah satu Gunung berapi paling terkenal di Indonesia.

Terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.167 meter di atas permukaan laut. Selain menjadi bagian dari rangkaian Pegunungan Sunda.

Galunggung dikenal karena letusan-letusan besarnya yang pernah mengguncang wilayah sekitarnya, meninggalkan jejak sejarah yang penting dalam geologi dan kehidupan masyarakat.

Asal Usul Nama dan Letak Geografis

BACA JUGA:Indonesia Jadi Tuan Rumah, Dunia Tak Menyangka Inilah Peran Besar RI di KAA 1955

Nama “Galunggung” diyakini berasal dari bahasa Sunda, yang menggambarkan kondisi geografis dan bentuk pegunungan.

Gunung ini berada sekitar 17 kilometer dari pusat kota Tasikmalaya dan dikelilingi oleh hutan serta perkampungan masyarakat yang sudah lama hidup berdampingan dengan alamnya.

Secara geologis, Galunggung termasuk dalam tipe stratovolcano, yaitu gunung berapi kerucut yang terbentuk dari akumulasi letusan lava, abu, dan material piroklastik lainnya.

Gunung ini memiliki sebuah kaldera besar yang terbentuk akibat letusan dahsyat ribuan tahun lalu, yang kemudian membentuk danau kawah di bagian puncaknya.

BACA JUGA:Inilah Sosok di Balik Pertempuran 10 November yang Bikin Penjajah Ketakutan

Letusan- Letusan Bersejarah

Letusan Tahun 1822

Diperkirakan sekitar 4.000 jiwa meninggal dunia akibat dampak langsung dari letusan maupun bencana susulan, seperti kelaparan dan penyakit.

Lahar panas mengalir melalui sungai-sungai besar di wilayah Tasikmalaya, menghancurkan permukiman, sawah, dan infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait