Sejarah Berdirinya Museum Taman Prasasti: Dari Pemakaman Kolonial Menjadi Warisan Budaya Jakarta!
Sejarah Berdirinya Museum Taman Prasasti: Dari Pemakaman Kolonial Menjadi Warisan Budaya Jakarta!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Museum Taman Prasasti merupakan salah satu museum bersejarah yang menyimpan banyak cerita tentang masa kolonial di Indonesia.
Terletak di Jalan Tanah Abang I, Jakarta Pusat, museum ini dulunya adalah kompleks pemakaman elit pada era Hindia Belanda.
Keunikan museum ini terletak pada koleksi prasasti batu nisan kuno, makam tokoh-tokoh penting, serta arsitektur yang masih mempertahankan nuansa klasik Eropa.
Awal Mula Sebagai Pemakaman
BACA JUGA:Perang Batak Si Singamangaraja Melawan Gempuran Kolonial Sampai Titik Darah Terakhir
Sebelum menjadi museum, kawasan ini dikenal sebagai Kebon Jahe Kober, sebuah kompleks pemakaman umum yang dibangun pada tahun 1795 oleh pemerintah kolonial Belanda.
Pemakaman ini dibuat sebagai tanggapan atas mewabahnya penyakit menular, seperti kolera dan malaria, yang melanda Batavia dan menewaskan banyak warga Eropa.
Karena pemakaman di dalam gereja dianggap tidak higienis, maka pemerintah kolonial memindahkan lokasi pemakaman ke luar pusat kota, dan Kebon Jahe Kober menjadi pilihan utama.
Kebon Jahe Kober dirancang menyerupai pemakaman Eropa, dengan nisan-nisan marmer, batu granit, dan berbagai patung bergaya neoklasik yang memperindah kawasan tersebut.
BACA JUGA:Sejarah dan Misteri Situs Waruga Sawangan: Jejak Leluhur Minahasa yang Sarat Makna dan Kisah Mistis!
Tempat ini menjadi lokasi peristirahatan terakhir bagi banyak pejabat kolonial, tokoh agama, tentara, hingga kaum intelektual Belanda yang menetap di Hindia Timur.
Tokoh-Tokoh yang Dimakamkan
Beberapa tokoh penting yang dimakamkan di kawasan ini antara lain adalah Olivia Mariamne Raffles, istri dari Thomas Stamford Raffles, Letnan Gubernur Inggris di Jawa pada awal abad ke-19.
Meskipun jasadnya telah dipindahkan ke luar negeri, makam simboliknya masih dapat ditemukan di area museum.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
