Pemkot PGA

Candi Bajang Ratu dan Cerita di Baliknya: Kilas Balik Kejayaan Majapahit

Candi Bajang Ratu dan Cerita di Baliknya: Kilas Balik Kejayaan Majapahit

Candi Bajang Ratu dan Cerita di Baliknya: Kilas Balik Kejayaan Majapahit-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Terletak di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Candi Bajang Ratu merupakan salah satu peninggalan monumental dari masa Kerajaan Majapahit.

Bangunan ini berbentuk gapura megah dan masih berdiri tegak hingga kini, menjadi bukti nyata kejayaan peradaban Nusantara di masa silam.

Keunikan arsitektur serta nilai sejarah yang melekat menjadikannya sebagai salah satu situs penting untuk memahami budaya serta peradaban Majapahit.

Makna Nama dan Fungsi Candi Bajang Ratu

Nama "Bajang Ratu" berasal dari bahasa Jawa, di mana "bajang" dapat diartikan sebagai 'kecil' atau 'cacat', sementara "ratu" berarti 'raja'.

BACA JUGA:Sejarah Penjara Kalisosok: Saksi Bisu Perjuangan dan Penindasan di Surabaya!

BACA JUGA:Sejarah Pabrik Gula Colomadu: Warisan Industri Masa Kolonial yang Menjadi Simbol Transformasi!

Ada berbagai versi tentang asal-usul penamaan tersebut, namun banyak yang meyakini bahwa bangunan ini dulunya digunakan sebagai gerbang untuk upacara keagamaan atau pintu masuk ke kawasan keraton yang sakral.

Gapura ini diyakini berfungsi sebagai akses utama ke area spiritual atau kerajaan, mencerminkan pentingnya peranan bangunan ini dalam tata ruang keagamaan masa Majapahit.

Kekayaan Arsitektur dan Relief Cerita Ramayana

Salah satu keistimewaan Candi Bajang Ratu terletak pada ukiran-ukiran relief yang menghiasi dinding-dindingnya.

BACA JUGA:Sejarah Istana Raja Bima: Simbol Kejayaan dan Budaya Kesultanan di Pulau Sumbawa!

BACA JUGA:Sejarah Rumah Tjong A Fie: Warisan Budaya dan Simbol Harmoni di Kota Medan!

Relief tersebut menampilkan adegan dari kisah Ramayana, cerita epik dari India yang sangat mempengaruhi tradisi dan seni budaya di Nusantara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait