Sejarah Bukit Daun Bengkulu: Jejak Vulkanik, Keindahan Alam, dan Warisan Budaya yang Tersembunyi!
Sejarah Bukit Daun Bengkulu: Jejak Vulkanik, Keindahan Alam, dan Warisan Budaya yang Tersembunyi!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Di Provinsi Bengkulu yang dikenal dengan julukan "Bumi Rafflesia.
Terdapat sebuah kawasan pegunungan yang menyimpan cerita sejarah dan kekayaan alam luar biasa.
Bukit Daun, sebuah gunung berapi aktif yang berada di perbatasan Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong, bukan hanya menjadi daya tarik bagi para pendaki dan peneliti.
Tetapi juga menyimpan kisah menarik sejak masa kolonial hingga masa kini.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Bukit Kerang: Menelusuri Jejak Peradaban Prasejarah di Pesisir Nusantara!
Asal-usul Nama dan Letak Geografis
Nama “Bukit Daun” berasal dari bentuk puncaknya yang menyerupai daun terhampar jika dilihat dari kejauhan.
Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.467 meter di atas permukaan laut dan termasuk dalam deretan Pegunungan Bukit Barisan yang membentang dari utara ke selatan Pulau Sumatra.
Kawasan ini berada dalam zona hutan tropis lebat yang masih terjaga keasriannya.
Secara administratif, Bukit Daun terletak di wilayah Taman Wisata Alam Bukit Daun yang dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu.
Gunung ini dikelilingi oleh berbagai desa yang masih memegang kuat tradisi dan kearifan lokal, terutama dari masyarakat Rejang dan Serawai.
Bukti Vulkanik dan Sejarah Geologi
Sebagai gunung berapi aktif, Bukit Daun tercatat memiliki sejarah geologi yang panjang.
Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), gunung ini tergolong dalam tipe stratovolcano yang terbentuk dari letusan bertahap selama ribuan tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
