Pemkot PGA

Sejarah Danau Melintang: Jejak Peradaban, Budaya Adat, dan Ekologi di Jantung Kalimantan Timur!

Sejarah Danau Melintang: Jejak Peradaban, Budaya Adat, dan Ekologi di Jantung Kalimantan Timur!

Sejarah Danau Melintang: Jejak Peradaban, Budaya Adat, dan Ekologi di Jantung Kalimantan Timur!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Di tengah lebatnya rimba Kalimantan Timur, terdapat sebuah danau yang menyimpan pesona alam dan jejak sejarah yang menarik untuk ditelusuri.

Danau itu adalah Danau Melintang, sebuah danau luas yang terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya di kawasan Kecamatan Muara Muntai dan Kenohan.

Meski tak setenar Danau Toba atau Danau Sentani, Danau Melintang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat sekitar sejak masa lampau.

Ia bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga saksi bisu perjalanan sejarah dan budaya lokal.

Asal-Usul Nama dan Karakteristik Alam

BACA JUGA:Waspada! Ini 10 Tanda Seseorang Diduga Memelihara Tuyul demi Kekayaan Kilat

Nama “Melintang” diduga berasal dari bentuk fisik danau ini yang memanjang dan melintang di antara aliran Sungai Mahakam.

Danau ini adalah salah satu dari tiga danau besar yang terhubung langsung dengan Sungai Mahakam, bersama Danau Semayang dan Danau Jempang.

Dengan luas yang mencapai lebih dari 11.000 hektare saat musim penghujan, Danau Melintang merupakan danau musiman yang volume airnya sangat dipengaruhi oleh fluktuasi sungai utama.

Peran Sejarah dalam Kehidupan Masyarakat

Suku-suku yang mendiami kawasan ini memanfaatkan danau sebagai jalur transportasi, sumber air bersih, dan tempat menangkap ikan.

Kehidupan masyarakat lokal sangat bergantung pada siklus air Danau Melintang, yang mengatur pola tanam, panen, hingga tradisi-tradisi budaya mereka.

BACA JUGA:Sejarah Museum Sultan Mahmud Badaruddin II: Menyusuri Jejak Kemegahan Kesultanan Palembang!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait