Pemkot PGA

Menelusuri Sejarah Tari Ratoeh Jaroe: Harmoni Gerak dari Tanah Rencong!

Menelusuri Sejarah Tari Ratoeh Jaroe: Harmoni Gerak dari Tanah Rencong!

Menelusuri Sejarah Tari Ratoeh Jaroe: Harmoni Gerak dari Tanah Rencong!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Indonesia dikenal sebagai negeri yang kaya akan budaya, termasuk dalam bidang seni tari tradisional.

Salah satu tarian daerah yang berhasil mencuri perhatian dunia adalah Tari Ratoeh Jaroe, tarian asal Aceh yang menampilkan keindahan harmoni gerak, irama, serta kekompakan para penarinya.

Tarian ini bukan sekadar pertunjukan estetika, tetapi juga merupakan simbol kekuatan budaya, semangat kebersamaan, dan identitas masyarakat Aceh.

Asal Usul dan Makna Nama

BACA JUGA:Sejarah Panjang Pantai Losari: Dari Pelabuhan Niaga Masa Kolonial hingga Menjadi Ikon Wisata Modern!

Tari Ratoeh Jaroe berasal dari Provinsi Aceh, tepatnya dikembangkan oleh masyarakat Aceh bagian pesisir dan pedalaman.

Nama “Ratoeh Jaroe” berasal dari dua kata dalam bahasa Aceh, yakni “Ratoeh” yang berarti menari, dan “Jaroe” yang berarti jari.

Jadi, secara harfiah, nama ini dapat diartikan sebagai “tarian jari,” yang mengacu pada gerakan tangan dan jari-jemari yang dominan dalam tarian ini.

Meski kerap disamakan dengan Tari Saman, Tari Ratoeh Jaroe memiliki ciri khas tersendiri baik dari segi formasi, koreografi, maupun latar belakang sejarahnya.

BACA JUGA:Sejarah Gua Kontamale: Warisan Budaya dan Keajaiban Alam di Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi!

Ratoeh Jaroe lebih bersifat kontemporer dan dikembangkan dari berbagai unsur tarian rakyat Aceh.

Seperti Tari Likok Pulo dan Tari Seudati, yang kemudian diolah ulang menjadi tarian kolosal dengan nilai-nilai religius dan edukatif.

Latar Belakang Sejarah

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait