Menelusuri Sejarah Batu Menangis: Legenda yang Membatu di Kalimantan!
Menelusuri Sejarah Batu Menangis: Legenda yang Membatu di Kalimantan!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM -Di balik keheningan alam Kalimantan yang luas, terdapat sebuah kisah legenda yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat lokal.
Kisah ini begitu populer hingga membentuk sebuah narasi budaya yang tak hanya hidup dalam cerita rakyat, tetapi juga tertuang dalam bentuk fisik berupa sebuah batu yang dikenal dengan nama batu Menangis.
Berada di Kalimantan Barat, tepatnya di daerah pedalaman, Batu Menangis bukan hanya sekadar objek wisata.
Ia adalah saksi bisu dari sebuah cerita yang sarat akan pesan moral, terutama mengenai bakti seorang anak terhadap orang tua.
BACA JUGA:Indonesia Jadi Tuan Rumah, Dunia Tak Menyangka Inilah Peran Besar RI di KAA 1955
Meskipun kisah ini berbau legenda dan tidak tercatat secara resmi dalam sejarah tertulis, maknanya tetap hidup dan relevan hingga kini.
Asal-usul Kisah Batu Menangis
Legenda Batu Menangis mengisahkan tentang seorang gadis cantik yang tinggal bersama ibunya yang miskin di sebuah desa.
Sang ibu sangat menyayangi anak semata wayangnya tersebut dan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.
Namun, sang anak tumbuh menjadi pribadi yang sombong dan malu akan kondisi keluarganya, terutama terhadap penampilan sang ibu yang tua dan berpakaian sederhana.
BACA JUGA:Menaklukkan Eropa, Menyalakan Revolusi Inilah Warisan Berdarah Napoleon!
Suatu hari, ketika sang anak berjalan-jalan ke pasar, ia bertemu dengan sekelompok pemuda dari kota. Ia berusaha menutupi identitasnya dan mengaku berasal dari keluarga kaya.
Saat sang ibu datang dan memanggilnya, si gadis pura-pura tidak mengenalnya, bahkan mengusir ibunya dengan kata-kata kasar karena malu dilihat bersama wanita tua dan berpakaian lusuh itu.
Dalam kesedihan yang mendalam, sang ibu memanjatkan doa kepada Tuhan agar anaknya mendapat pelajaran atas sikap durhakanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
