Dari Lorica Hingga Dominasi: Rahasia Ketangguhan Armor Pasukan Romawi
Strategi di Balik Baja: Mengupas Evolusi dan Kekuatan Armor Legion Romawi-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Kekaisaran Romawi, yang berlangsung dari 31 SM hingga 476 M dengan pusat kekuasaan di kota Roma, dikenal sebagai salah satu peradaban paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia.
Sebelum berubah menjadi kekaisaran, Roma terlebih dahulu menjalani masa sebagai kerajaan, lalu menjadi republik.
Pada puncak kejayaannya sekitar tahun 117 M, wilayah kekuasaan Romawi membentang lebih dari 5 juta kilometer persegi, mencakup sekitar seperlima populasi dunia saat itu.
Kehebatan militer mereka bukan hanya terletak pada strategi dan ketertiban pasukan, namun juga pada sistem perlengkapan tempur yang terorganisir dan distandardisasi dengan baik.
Sistem perlengkapan militer yang disebut res militaris atau disciplina menjadi pilar utama keberhasilan mereka dalam menaklukkan banyak wilayah.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Tugu Poci: Simbol Budaya dan Identitas di Tanah Melayu!
Namun, menurut sejarawan Yunani Christina Athanasiou, keseragaman kualitas perlengkapan tidak selalu terjaga, terutama pasca reformasi militer oleh Gaius Marius.
Produksi massal demi kebutuhan perang yang mendesak sering kali berdampak pada penurunan mutu perlengkapan.
Contohnya, pada masa perang saudara, banyak helm prajurit dibuat dari bahan seadanya dan teknik sederhana.
Bahkan, beberapa helm memerlukan pelapis tambahan berupa anyaman atau bahan lain untuk memperkuat ketahanannya.
Dalam pertempuran hebat seperti di Dyrrhachium, banyak helm hancur akibat benturan senjata tajam.
BACA JUGA:Mengenal Sejarah Tugu Batu Sawangan Depok: Warisan Leluhur yang Tersembunyi di Tengah Modernisasi!
BACA JUGA:Menyikapi Sejarah Tugu Thomas Parr: Jejak Kolonial di Tanah Bengkulu!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
