Sejarah Gunung Muria: Jejak Peradaban dan Spiritualitas di Ujung Utara Jawa Tengah!
Sejarah Gunung Muria: Jejak Peradaban dan Spiritualitas di Ujung Utara Jawa Tengah!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Muria adalah salah satu Gunung berapi tidak aktif yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa, tepatnya di perbatasan Kabupaten Kudus, Jepara, dan Pati, Jawa Tengah.
Dengan ketinggian sekitar 1.602 meter di atas permukaan laut, gunung ini tidak hanya menyimpan keindahan alam yang memikat.
tetapi juga menyimpan sejarah panjang yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam, budaya lokal, dan kehidupan masyarakat Jawa tempo dulu.
Asal Usul Nama dan Letak Geografis
BACA JUGA:Rebutan Cengkeh, Meletuskan Perang Inilah Kisah Berdarah Ternate dan Tidore
Nama "Muria" diyakini berasal dari kata "Murya" dalam bahasa Jawa Kuno yang berarti "memancar" atau "menyala." Gunung ini dianggap sebagai tempat yang memiliki aura spiritual tinggi, karena banyaknya tokoh religius yang bermukim dan menyebarkan ajaran di sekitarnya.
Secara geografis, Gunung Muria dulunya merupakan pulau tersendiri yang terpisah dari daratan utama Pulau Jawa. Dalam catatan geologi, diperkirakan ribuan tahun yang lalu terdapat selat sempit antara Gunung Muria dan daratan Jawa, yang dikenal sebagai Selat Muria.
Namun karena sedimentasi dan aktivitas tektonik, selat ini lama-lama tertutup dan Gunung Muria menjadi bagian dari Pulau Jawa.
BACA JUGA:Tak Hanya Perang, Kediri Juga Melahirkan Karya Sastra yang Mengguncang Zaman
Peran dalam Penyebaran Islam
Salah satu bab penting dalam sejarah Gunung Muria adalah perannya dalam penyebaran Islam di Jawa.
Gunung ini terkenal karena menjadi tempat tinggal dan pusat aktivitas dakwah Sunan Muria, salah satu dari Wali Songo—sembilan tokoh utama dalam penyebaran agama Islam di Jawa pada abad ke-15 hingga ke-16.
Sunan Muria, yang memiliki nama asli Raden Umar Said, adalah putra dari Sunan Kalijaga dan cucu dari Sunan Ampel.
BACA JUGA:Tak Hanya Perang, Kediri Juga Melahirkan Karya Sastra yang Mengguncang Zaman
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
