Pemkot PGA

Bukan Hanya Candi Inilah Rahasia Politik Air di Balik Kejayaan Mataram Kuno

Bukan Hanya Candi Inilah Rahasia Politik Air di Balik Kejayaan Mataram Kuno

--

PAGARALAMPOS.COM - Kerajaan Mataram Kuno, yang berkembang antara abad ke-8 hingga ke-10 Masehi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, bukan hanya dikenal sebagai pusat kekuasaan Hindu-Buddha yang kuat, tetapi juga sebagai pencipta warisan budaya yang agung dalam bentuk candi-candi megah. 

Namun, di balik kemegahan itu, tersembunyi strategi politik yang cermat dan pengelolaan sumber daya alam yang brilian khususnya dalam hal penguasaan air.

Candi, kekuasaan, dan air ternyata menjadi tiga unsur yang saling terikat erat dalam membentuk identitas dan stabilitas kerajaan ini.

Candi-candi seperti Borobudur, Prambanan, Plaosan, dan Kalasan bukan hanya tempat pemujaan atau simbol religius. 

BACA JUGA:Pangeran Antasari Simbol Perlawanan yang Nyaris Dihapus dari Sejarah

Mereka juga merupakan alat propaganda yang menyampaikan pesan kekuasaan dan kemakmuran raja kepada rakyat serta dunia luar. 

Pembangunan candi membutuhkan tenaga kerja besar, teknik arsitektur canggih, serta logistik yang rumit yang hanya bisa dijalankan oleh kerajaan yang kuat dan terorganisasi dengan baik.

Setiap candi adalah manifestasi dari kekuasaan raja, pencapaian spiritual masyarakat, dan keselarasan antara manusia, alam, dan dewa.

Borobudur misalnya, dibangun pada masa Dinasti Syailendra, mencerminkan filosofi Mahayana Buddhis dengan struktur mandala yang kompleks. 

BACA JUGA:Bukan Hanya di Amerika Ini Sejarah Perbudakan yang Mengejutkan Dunia

Sementara Prambanan, yang dibangun oleh Dinasti Sanjaya, merupakan bentuk devosi terhadap Trimurti dalam agama Hindu. 

Keberadaan dua kompleks besar yang berbeda agama ini menandakan toleransi, sekaligus persaingan politik antar dinasti.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, Mataram Kuno menunjukkan kemampuannya dalam mengelola alam, terutama sistem irigasi. 

Dalam kondisi geografis Jawa Tengah yang subur namun rentan banjir, penguasaan atas air menjadi kunci stabilitas sosial dan ekonomi. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait