Pemkot PGA

Sejarah Pulau Umang: Dari Pelabuhan Nelayan Hingga Destinasi Wisata Eksklusif di Ujung Barat Banten!

Sejarah Pulau Umang: Dari Pelabuhan Nelayan Hingga Destinasi Wisata Eksklusif di Ujung Barat Banten!

Sejarah Pulau Umang: Dari Pelabuhan Nelayan Hingga Destinasi Wisata Eksklusif di Ujung Barat Banten!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Terletak di ujung barat Pulau Jawa, tepatnya di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Pulau Umang merupakan sebuah pulau kecil seluas sekitar 5 hektare yang memiliki pesona eksotis dan sejarah yang cukup menarik untuk ditelusuri.

Meski kini lebih dikenal sebagai destinasi wisata premium, Pulau Umang menyimpan jejak sejarah dan cerita masyarakat lokal yang tak banyak diketahui publik.

Nama “Umang” berasal dari sejenis hewan laut kecil mirip kelomang (hermit crab) yang dahulu banyak ditemukan di pesisir pulau ini.

BACA JUGA:Benteng Ferangi; Saksi Bisu Pelindung dan Simbol Perjuangan Melawan Penjajah

Hewan ini dikenal dengan nama lokal “umang-umang”, dan karena keberadaannya yang melimpah, penduduk sekitar pun menamai pulau tersebut sebagai Pulau Umang.

Nama ini telah dikenal turun-temurun, jauh sebelum pulau ini menjadi tempat wisata eksklusif seperti saat ini.

Sejarah Pulau Umang erat kaitannya dengan masyarakat adat Ujung Kulon dan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon yang berada tidak jauh dari lokasi pulau.

Dahulu, sebelum berkembangnya industri pariwisata di wilayah ini, Pulau Umang sering dijadikan tempat berlabuh oleh nelayan tradisional.

BACA JUGA:Misteri Dajjal: Pengelabu Akhir Zaman dalam Narasi Islam dan Fitnahnya bagi Umat Manusia

Letaknya yang strategis dan tenang menjadikannya tempat ideal untuk beristirahat setelah melaut.

Selain itu, pulau ini juga dijadikan lokasi upacara adat oleh masyarakat lokal sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan penjaga laut.

Pada era kolonial Belanda, catatan sejarah mengenai Pulau Umang memang tidak terlalu banyak ditemukan dalam dokumen resmi.

Namun, beberapa peneliti menduga bahwa kawasan sekitar Pulau Umang termasuk dalam jalur pelayaran rempah dan hasil bumi dari Banten menuju Batavia (Jakarta) atau bahkan ke wilayah Sumatra.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait