Menyelami Sejarah Gunung Panderman: Legenda dan Jejak Alam di Balik Pesona Batu!
Menyelami Sejarah Gunung Panderman: Legenda dan Jejak Alam di Balik Pesona Batu!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Panderman merupakan salah satu gunung yang menjadi ikon wisata alam Kota Batu, Jawa Timur.
Dengan ketinggian sekitar 2.045 meter di atas permukaan laut, gunung ini tidak hanya menawarkan pemandangan yang menawan, tetapi juga menyimpan kisah sejarah dan legenda yang melekat erat dalam budaya masyarakat setempat.
Nama Panderman sendiri tidak sekadar label geografis, melainkan simbol yang mengandung nilai historis dan kultural yang kaya.
Asal Usul Nama Panderman
BACA JUGA:Mengungkap Sejarah Bukit Lawang, Pesona Simbol Perjuangan Masyarakat dan Alam yang Saling Menguatkan
Nama “Panderman” diyakini berasal dari nama seorang Belanda bernama Van der Man, yang dikabarkan sangat menyukai kawasan pegunungan di sekitar Batu dan sering melakukan pendakian ke gunung tersebut pada masa kolonial.
Dalam pelafalan masyarakat lokal, nama Van der Man lama-kelamaan berubah menjadi “Panderman”, dan nama ini kemudian diabadikan sebagai nama resmi gunung tersebut.
Namun di balik versi kolonial itu, ada juga versi lokal yang menyebutkan bahwa nama Panderman berkaitan dengan tokoh pewayangan atau figur spiritual yang bertapa di wilayah pegunungan.
Meski tidak memiliki bukti tertulis yang kuat, kisah ini tetap hidup dalam tradisi lisan masyarakat dan menjadi bagian dari mitologi daerah.
Jejak Sejarah di Masa Kolonial
Tidak heran jika gunung-gunung di kawasan ini, termasuk Panderman, sering dijadikan lokasi pendakian atau retret spiritual.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa Belanda sempat membuka jalur dan menempatkan pos pengawasan di lereng gunung, meski kini keberadaannya sulit dilacak secara fisik.
Jejak sejarah kolonial ini turut memperkuat dugaan bahwa Gunung Panderman pernah menjadi titik penting dalam peta geopolitik Hindia Belanda di wilayah pegunungan Malang Raya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
