Memahami Sejarah Gunung Puntang: Jejak Masa Lalu di Ketinggian Priangan!
Memahami Sejarah Gunung Puntang: Jejak Masa Lalu di Ketinggian Priangan!-net:foto-
PAGARALAMPOS.COM - Gunung Puntang, yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, adalah salah satu Gunung yang menyimpan banyak cerita sejarah dan jejak peradaban masa lalu.
Berada dalam kawasan Pegunungan Malabar dengan ketinggian sekitar 2.222 meter di atas permukaan laut, Gunung Puntang bukan hanya destinasi wisata alam, tetapi juga tempat yang memiliki nilai historis tinggi, terutama pada masa kolonial Belanda.
Awal Mula Nama “Puntang”
Menurut cerita masyarakat setempat, nama “Puntang” berasal dari kata “pantung” atau “puntang-panting,” yang dalam bahasa Sunda menggambarkan kondisi kacau atau tercerai-berai.
Ada kisah rakyat yang mengatakan bahwa tempat ini pernah menjadi lokasi pertempuran besar antara pasukan pribumi dengan penjajah, yang berakhir dengan banyaknya korban dan kerusakan. Dari sinilah nama Puntang diyakini berasal.
Namun, secara historis, nama Gunung Puntang mulai dikenal luas sejak abad ke-19, ketika wilayah ini menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan komunikasi dan perkebunan di Hindia Belanda.
Jejak Radio Malabar: Teknologi Canggih di Masa Lampau
Salah satu bagian paling menarik dari sejarah Gunung Puntang adalah keberadaan Radio Malabar, sebuah stasiun pemancar radio jarak jauh yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1923.
BACA JUGA:Dibangun Tanpa Teknologi Modern, Tapi Presisi Piramida Giza Bikin Ilmuwan Bingung!
Stasiun ini digunakan untuk menghubungkan Hindia Belanda dengan pemerintah pusat di Belanda melalui gelombang radio.
Proyek ini dipimpin oleh insinyur asal Belanda, Cornelis de Groot, dan menjadi salah satu pencapaian teknologi terbesar pada zamannya.
Radio Malabar di Gunung Puntang memiliki daya pancar sangat besar dan disebut-sebut sebagai salah satu pemancar paling kuat di dunia saat itu.
Bahkan, stasiun ini mampu mengirimkan sinyal sejauh ribuan kilometer, dari Bandung ke Radio Kootwijk di Belanda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
