Mengungkap Legenda dan Kepahlawanan: Sejarah Tari Tambun dan Bungai Suku Dayak Ot Danum di Kalimantan Tengah!
Mengungkap Legenda dan Kepahlawanan: Sejarah Tari Tambun dan Bungai Suku Dayak Ot Danum di Kalimantan Tengah!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Tari Tambun dan Bungai merupakan salah satu warisan budaya yang berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah.
Tarian ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan juga simbol penghormatan terhadap sejarah perjuangan dan nilai-nilai kepahlawanan suku Dayak, khususnya Dayak Ngaju.
Nama "Tambun dan Bungai" diambil dari dua tokoh legendaris yang dikenal sebagai pahlawan pelindung masyarakat Dayak dari ancaman luar.
Asal Usul dan Latar Sejarah
BACA JUGA:Alasan Mengapa Ibu Kandung Kartini Hanya Berstatus Selir dan Memanggil Anak-anaknya dengan 'Ndoro'
Menurut cerita rakyat yang berkembang di kalangan masyarakat Dayak Ngaju, Tambun dan Bungai adalah dua bersaudara yang hidup pada masa kerajaan-kerajaan kecil di pedalaman Kalimantan.
Mereka dikenal karena keberanian dan keteguhan hati dalam mempertahankan tanah dan masyarakatnya dari serangan musuh, baik dari luar suku maupun penjajah yang mencoba menguasai wilayah mereka.
Kisah mereka tidak hanya menggambarkan keberanian dalam peperangan, tetapi juga kebijaksanaan dalam menyelesaikan konflik secara damai.
Diceritakan bahwa Tambun adalah sosok yang tegas dan kuat secara fisik, sementara Bungai lebih dikenal dengan kecerdasannya dalam merancang strategi dan bernegosiasi.
Perwujudan dalam Bentuk Tari
BACA JUGA:Kisah Misterius Makam Pendiri Surabaya yang Ditemukan Saat Kebakaran Hebat di Tahun 1980-an
Tari Tambun dan Bungai diciptakan untuk mengenang dan menghormati jasa kedua tokoh tersebut.
Gerakan tari Tambun dan Bungai banyak mengandung unsur-unsur bela diri khas Dayak, seperti gerakan menyerang, bertahan, dan melindungi.
Ini memperlihatkan bagaimana tarian ini menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan dan gangguan terhadap kedamaian masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
