Suku Sumba dan Warisan Marapu: Cerita Leluhur yang Masih Hidup hingga Kini
Suku Sumba dan Warisan Marapu: Cerita Leluhur yang Masih Hidup hingga Kini-Foto: Net-
PAGARALAMPOS.COM - Suku Sumba adalah kelompok etnis yang menetap di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, dan dikenal dengan kekayaan tradisi, sistem kepercayaan Marapu yang unik, serta praktik budaya megalitik yang masih terjaga hingga kini.
Mereka tak sekadar melestarikan adat, tapi juga menjadi bagian penting dalam jejak panjang peradaban Indonesia Timur.
Asal Usul dan Perjalanan Leluhur
Asal-usul masyarakat Sumba masih terus ditelusuri para peneliti. Beberapa kajian menunjukkan bahwa mereka adalah bagian dari gelombang migrasi Austronesia yang tiba dari Asia ribuan tahun silam.
Sementara itu, teori lain menyebutkan bahwa orang Sumba merupakan hasil percampuran antara ras Melanesia dan Austronesia yang kemudian membentuk identitas budaya tersendiri.
Beragam artefak seperti batu kubur besar, arca megalitikum, dan ragam seni ukir khas membuktikan bahwa masyarakat Sumba telah lama hidup dan berkembang di pulau ini, dengan sistem adat dan hubungan spiritual yang kuat dengan alam dan leluhur mereka.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Suku Bajo: Pengembara Laut dari Masa ke Masa!
BACA JUGA:Sejarah Bukit Karst: Jejak Geologi Purba, Warisan Alam, dan Budaya yang Terancam!
Kepercayaan Marapu: Hidup Bersama Alam dan Roh Leluhur
Marapu adalah inti dari kehidupan spiritual masyarakat Sumba. Sistem kepercayaan ini meyakini adanya keseimbangan antara dunia manusia, alam, dan para leluhur.
Praktik Marapu hadir dalam berbagai ritual penting, seperti upacara pemakaman, pesta panen, dan tradisi sakral Pasola.
Pemuka adat atau rato memiliki posisi penting sebagai penjaga ajaran dan perantara antara manusia dengan dunia spiritual, memastikan harmoni tetap terjaga dalam kehidupan masyarakat.
Struktur Sosial dan Kehidupan Sehari-hari
Suku Sumba hidup dalam sistem marga atau klan, di mana setiap kelompok memiliki pemimpin adat dan wilayah masing-masing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
