Menguak Sejarah Debus: Seni Perlawanan dan Keberanian yang Menjadi Identitas Jawa Barat
Menguak Sejarah Debus: Seni Perlawanan dan Keberanian yang Menjadi Identitas Jawa Barat-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Debus merupakan seni bela diri tradisional yang berasal dari Banten dan juga dikenal di sebagian wilayah Jawa Barat. Tradisi ini dikenal luas karena memadukan kekuatan fisik dengan unsur magis serta spiritualitas yang tinggi.
Lebih dari sekadar hiburan, Debus mencerminkan pandangan hidup masyarakat Sunda dan Banten tentang keberanian, ketahanan diri, dan keyakinan kepada kekuatan Ilahi.
Jejak Asal Usul Debus
Istilah "debus" diyakini berasal dari arti "pukulan kuat." Sejak masa lampau, Debus telah berkembang sebagai bentuk ekspresi kekuatan dan keberanian masyarakat.
Para pemain Debus percaya bahwa kemampuan mereka untuk menahan luka atau rasa sakit tidak semata-mata berasal dari latihan fisik, melainkan juga dari kekuatan batin serta doa yang tulus.
Karena itu, Debus tidak hanya menjadi pertunjukan fisik, tetapi juga ritual spiritual yang sarat makna.
BACA JUGA:Sejarah Bandara Soekarno-Hatta: Dari Lahan Cengkareng Menuju Gerbang Udara Internasional Indonesia!
Perkembangan dan Penyebaran
Tradisi Debus berakar kuat di Banten dan perlahan meluas ke beberapa daerah di Jawa Barat karena kedekatan geografis dan budaya antar wilayah tersebut.
Sejak dahulu, Debus biasa ditampilkan dalam perayaan adat, kegiatan keagamaan, maupun acara besar keislaman.
Keberadaannya menjadi elemen penting dalam mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Aksi dan Elemen Pertunjukan Debus
Pertunjukan Debus dikenal dengan berbagai atraksi ekstrem, seperti menusuk tubuh dengan benda tajam, menginjak pecahan kaca, atau memukul diri menggunakan senjata tajam tanpa terluka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
