Pemkot PGA

Menelusuri Sejarah Makam Belanda Widuri: Jejak Masa Lalu yang Terlupakan!

Menelusuri Sejarah Makam Belanda Widuri: Jejak Masa Lalu yang Terlupakan!

Menelusuri Sejarah Makam Belanda Widuri: Jejak Masa Lalu yang Terlupakan!-net:foto-

PAGARALAMPOS.COM - Di balik gemerlap kemajuan zaman dan hiruk-pikuk kehidupan modern, terdapat berbagai situs sejarah yang menyimpan cerita masa lalu penuh makna.

Salah satunya adalah Makam Belanda Widuri, sebuah tempat pemakaman yang menyimpan jejak sejarah kolonial Belanda di Indonesia, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

Makam ini bukan hanya sekadar tempat peristirahatan terakhir, tetapi juga saksi bisu perjalanan waktu, konflik, dan interaksi budaya yang pernah terjadi di daerah tersebut.

Asal Usul dan Lokasi Makam Belanda Widuri

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Taman Balekambang Solo: Warisan Hijau dari Masa Kerajaan!

Nama “Widuri” sendiri berasal dari penamaan lokal yang mengacu pada daerah atau kampung sekitar makam ini.

Pada masa penjajahan, wilayah ini memiliki posisi strategis karena letaknya yang dekat dengan jalur perdagangan dan jalur pelayaran penting di Selat Malaka.

Keberadaan makam ini bermula pada abad ke-19, saat Belanda memperkuat kontrolnya di Kepulauan Riau, yang saat itu merupakan salah satu pintu gerbang penting perdagangan rempah-rempah dan barang-barang strategis lainnya.

Makam ini menjadi tempat peristirahatan bagi para tentara, pejabat, dan warga Belanda yang meninggal selama masa kolonial.

Arsitektur dan Karakteristik Makam

BACA JUGA:Deskripsi Sejarah Kerajaan Siantar: Jejak Peradaban Batak di Tanah Simalungun!

Makam Belanda Widuri memiliki ciri khas arsitektur yang cukup berbeda dengan makam tradisional lokal.

Batu nisan dan prasasti yang terdapat di sana umumnya menggunakan bahasa Belanda dan menunjukkan nama serta tanggal wafat orang-orang yang dimakamkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait