Pemkot PGA

Mengenal Kerajaan Demak, Cikal Bakal Peradaban Islam di Pulau Jawa!

Mengenal Kerajaan Demak, Cikal Bakal Peradaban Islam di Pulau Jawa!

Mengenal Kerajaan Demak, Cikal Bakal Peradaban Islam di Pulau Jawa!-Foto: net -

PAGARALAMPOS.COM - Dalam kajian sejarah, bersikap kritis terhadap setiap informasi menjadi hal yang sangat penting, khususnya saat membahas topik besar seperti kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa.

Salah satu keyakinan yang telah lama diterima oleh banyak kalangan adalah bahwa Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama yang berdiri di wilayah ini.

Sampai saat ini, belum ada temuan arkeologis atau catatan sejarah yang secara tegas menyanggah pandangan tersebut.

Berdasarkan catatan Tome Pires dalam Suma Oriental, serta kajian lanjutan oleh sejarawan H.J. de Graaf dan Th. Pigeaud, sekitar awal abad ke-16 terjadi pergeseran politik di Jawa menuju dominasi kekuatan Islam.

BACA JUGA:Sejarah Bukit Teletubbies: Dari Alam Liar Menjadi Ikon Wisata Instagramable!

BACA JUGA:Sejarah Misteri Hutan Marind-Anim: Mengungkap Keajaiban Alam dan Legenda yang Hidup!

Pergeseran ini berlangsung melalui dua cara: sebagian bangsawan Jawa memilih masuk Islam dan mendukung dakwah, sementara komunitas Muslim yang tumbuh di kota-kota pelabuhan secara perlahan memperluas pengaruhnya.

Kerajaan Demak diyakini berdiri pada akhir abad ke-15, berpusat di Bintoro, Jawa Tengah. Daerah ini sebelumnya berada di bawah pengaruh Majapahit.

Letaknya yang strategis di pesisir utara Jawa menjadikannya sebagai titik penting dalam jaringan perdagangan maritim dan juga sebagai basis penyebaran agama Islam, khususnya dengan keterlibatan para Wali Songo.

Beberapa pendapat menyebut bahwa Raden Patah, pendiri Demak, memiliki darah keturunan Tionghoa.

BACA JUGA:Sejarah Yunani Kuno: Mengapa Wanita Sparta Diperbolehkan Menikahi Dua Pria? Inilah Penjelasannya!

BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Bukit Jokowi: Dari Lahan Terlantar Menjadi Simbol Harapan!

Ia diyakini mulai membangun kekuatan sejak tahun 1478 dan memimpin hingga awal abad ke-16. Nama lain yang kerap dikaitkan dengannya dalam berbagai catatan adalah Pangeran Jin Bun.

Di bawah kepemimpinan Raden Patah, Demak berkembang pesat, bahkan memperluas wilayah kekuasaannya hingga ke sebagian Jawa dan Sumatera.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait