Sejarah Pantai Tegal Wangi Bali: Surga Tersembunyi dengan Jejak Budaya!
Sejarah Pantai Tegal Wangi Bali: Surga Tersembunyi dengan Jejak Budaya!-net: foto-
PAGARALAMPOS.COM - Bali, sebagai pulau dewata, tak henti-hentinya menyuguhkan pesona alam dan kekayaan budaya yang memikat.
Di balik keindahan pantainya yang eksotis, Tegal Wangi menyimpan jejak sejarah dan nilai spiritual yang mendalam bagi masyarakat setempat.
Asal Usul Nama “Tegal Wangi”
Nama “Tegal Wangi” berasal dari dua kata dalam bahasa Bali: tegal yang berarti ladang atau tanah lapang, dan wangi yang berarti harum.
BACA JUGA:Mengungkap Kisah Sejarah Metro Manila: Dari Kerajaan Kuno Hingga Ibu Kota Modern!
Jadi secara harfiah, Tegal Wangi bisa diartikan sebagai “ladang yang harum”. Konon, pada zaman dahulu, kawasan ini merupakan ladang luas yang ditumbuhi berbagai tanaman herbal dan bunga-bunga wangi yang sering digunakan untuk keperluan upacara keagamaan.
Warga setempat percaya bahwa aroma harum alami yang berasal dari tanaman di sekitar pantai ini menjadi berkah tersendiri, sehingga tempat ini kemudian dikenal dengan nama “Tegal Wangi”.
Jejak Spiritual dan Peran dalam Tradisi
Banyak pendeta atau pemangku (tokoh spiritual) yang membawa umat ke pantai ini untuk melakukan prosesi penyucian jiwa dengan air laut yang dipercaya memiliki kekuatan magis.
BACA JUGA:Menelusuri Sejarah Gunung Rantekombola: Jejak Alam dan Legenda di Tanah Toraja!
Bahkan hingga kini, di tebing atas pantai terdapat Pura Segara Tegal Wangi, pura kecil yang masih aktif digunakan oleh warga sekitar.
Pura ini dianggap sebagai tempat suci penjaga laut, dan setiap hari raya keagamaan tertentu, masyarakat datang untuk bersembahyang di sana.
Tradisi ini menjadi bukti kuat bahwa Tegal Wangi bukan hanya tempat indah secara visual, tetapi juga memiliki makna spiritual yang dalam.
Pantai yang Tersembunyi: Dari Sepi Menjadi Favorit
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
