Mengungkap Sejarah Kerajaan Banjar: Peranannya dalam Peradaban Kalimantan
Mengungkap Sejarah Kerajaan Banjar: Peranannya dalam Peradaban Kalimantan-Foto: net -
PAGARALAMPOS.COM - Kerajaan Banjar, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kesultanan Banjar, memiliki sejarah yang kaya dan signifikan bagi perkembangan Kalimantan Selatan.
Didirikan pada abad ke-16, kesultanan ini bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai titik penyebaran agama, budaya, dan jalur perdagangan utama di kawasan Indonesia bagian timur.
Asal Usul dan Pembentukan Kerajaan Banjar
Sebelum keberadaan Kerajaan Banjar, wilayah Kalimantan Selatan berada di bawah pengaruh kerajaan Hindu-Buddha seperti Kerajaan Negara Dipa dan Kerajaan Negara Daha.
Kedua kerajaan tersebut memberikan kontribusi besar dalam pembentukan struktur sosial dan budaya daerah ini.
BACA JUGA:Sejarah Misteri Taman Rekreasi Bedugul: Jejak Masa Lalu yang Terlupakan di Bali!
BACA JUGA:Sejarah Gunung Sanggabuana: Jejak Sejarah yang Tersimpan di Puncaknya!
Kerajaan Banjar didirikan oleh Raden Samudera, seorang bangsawan dari Kerajaan Negara Daha.
Setelah terlibat dalam konflik perebutan kekuasaan di kerajaannya, ia melarikan diri ke Banjarmasin dan memperoleh dukungan dari masyarakat pesisir dan pedagang Muslim.
Dengan bantuan dari Kesultanan Demak, Raden Samudera berhasil mendirikan Kerajaan Banjar pada tahun 1526 dan bergelar Sultan Suriansyah, yang menjadi Sultan Muslim pertama di Kalimantan.
Kemajuan dan Kejayaan Kerajaan Banjar
Setelah didirikan, Kerajaan Banjar berkembang pesat dalam berbagai sektor, terutama dalam bidang politik, ekonomi, dan agama.
BACA JUGA:Bagaimana Sejarah Perang Dunia II dan Balasan Propaganda Cabul: Gambar Saru Tentara Sekutu!
BACA JUGA:Sejarah Hotel PI – Puncak: Sisa Kemegahan yang Membeku dalam Waktu!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
