Pemkot PGA

Sejarah Perang Tabuk: Latar Belakang Terjadinya Perang Tabuk dan Tokoh-Tokohnya!

Sejarah Perang Tabuk: Latar Belakang Terjadinya Perang Tabuk dan Tokoh-Tokohnya!

Sejarah Perang Tabuk: Latar Belakang Terjadinya Perang Tabuk dan Tokoh-Tokohnya!-foto: net-

PAGARALAMPOS. COM - Perang Usra atau Perang Tabuk merupakan Perang terakhir yang diikuti Rasulullah saw. sebelum wafat.

Perang ini terjadi sebab pasukan Romawi menganggap eksistensi Islam yang semakin bertenaga akan Mengganggu wilayah kekuasaannya pada Semenajung Arab.

Perang Tabuk terjadi di tahun 9 Hijriah, tepatnya di bulan Rajab (Oktober 630 M) pada daerah Tabuk, dekat Teluk Aqabah, sekitar 683 km utara Madinah.

Meskipun tidak hingga terjadi hubungan fisik antara Pasukan Muslim dan  Pasukan Romawi, Perang Tabuk membawa dampak signifikan, salah satunya memperkuat posisi Islam di Arab.

BACA JUGA:Sejarah Masa Kejayaan Kerajaan Tarumanegara ketika Purnawarman, Hingga Runtuhnya Kerajaan Serta Peninggalan!

Perang Tabuk sekaligus menjadi ujian keimanan bagi umat Islam sebab harus berjihad dalam syarat kebutuhan yang terbatas. Allah Swt. mengabadikan peristiwa Perang Tabuk pada surah At-Taubah ayat 117-118.

Berikut penggalan ayat 118.

Terhadap 3 orang yg ditinggalkan [dan ditangguhkan penerimaan tobatnya] hingga waktu bumi terasa sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas, dan jiwa mereka pun [terasa] sempit bagi mereka.

Serta mereka telah mengetahui bahwa tidak terdapat kawasan lari berasal [siksaan] Allah melainkan pada-Nya saja, lalu [setelah itu semua] Allah mendapatkan tobat mereka supaya mereka permanen dalam tobatnya.

BACA JUGA:Sejarah Penangkaran Penyu: Bagaimana Kisah Keberadaan Hewan yang jadi Logo Kabupaten Sukabumi itu Bermula?

Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang," (QS. At-Taubah:118).

Latar Belakang Terjadinya Perang Tabuk

Perang tabuk ini terjadi karena kegeraman Kaisar Romawi melihat perluasan pasukan muslim ke wilayah yang disebut kekuasaannya.

Di sisi lain, kaum muslim melihat Romawi menjadi ancaman akbar. Terlebih, kala itu, umat Islam tengah berada di masa kejayaannya soal ekspansi daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait