Catatan Sejarahwan Belanda, Begini Sejarah Suku Daya KOMERING di Sumsel
Foto : Suku daya komering-Catatan Sejarahwan Belanda, Begini Sejarah Suiu Daya KOMERING di Sumsel-Pagaralampos.com
Sedangkan dialek Daya berawalan huruf "E" pepet/rendah seperti pada pengucapan kata "dengan" contohnya kata "Jolma" menjadi "Jelma" dalam dialek Daya namun keduanya tetap diakhiri huruf "A".
BACA JUGA:Destinasi Wisata Alam Hingga Sejarah, Ini Tempat yang Bisa Kamu Kunjungi di Ogan Komering Ilir
Berbeda dengan dialek Komering Kayuagung yang diakhiri huruf "E" talling/tinggi seperti pada pengucapan "Ember".
Bahasa Daya merupakan dialek bahasa Komering dengan sepertiga (1/3) kosakatanya berasal dari bahasa Lampung dan bahasa Melayu Tengah (terutama Ogan) seperti: Semendo, Ogan, dan Pasemah
Sejarah
Menurut sejarah suku Komering, kelompok masyarakat ini awalnya berasal dari SAKALA BHRA (SEKALA BRAK) suatu daerah dikaki Gunung Pesagi Lampung sampai Gunung Seminung yang membawa budaya rumpun SAKALA BHRA.
Masyarakat Rumpun ini tergolong Melayu Kuno (Proto Malayan Tribes). Sehingga adat dan budaya suku Daya atau jelma Daya tidak berbeda jauh dengan adat Saibatin suku Lampung Peminggir.
BACA JUGA:Memukau! Ini Dia 10 Destinasi Wisata Terpopuler di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan
Serta memiliki banyak kesamaan yang juga dipengaruhi norma kebudayaan khas Melayu Tengah didalamnya.
Kelompok masyarakat ini kemudian berkembang dan menyebar menjadi beberapa kelompok masyarakat, yaitu:
Kelompok masyarakat yang turun dari kaki Gunung Pesagi mendiami sekitar daerah Gunung Seminung sampai ke Ranau kemudian terbentuk masyarakat Lampung Peminggir (Ranau) yang beradat Lampung Saibatin.
Kelompok masyarakat yang turun dari kaki Gunung Pesagi ke arah Gunung Seminung menyusuri aliran sungai.
Yang kemudian di kenal dengan kelompok Samanda Di Way yang sekarang menjadi masyarakat yang kita kenal dengan Suku Komering (termasuk Daya).
Suku Daya atau Komering Daya alias Jelma Daya, Jelema Daya, atau Jalma Daya adalah salah satu suku bangsa pribumi yang ada di provinsi Sumatera Selatan tepatnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
BACA JUGA:Miliki Cerita Legendaris Si Pahit Lidah! Inilah 5 Tempat Wisata yang Populer di Ogan Komering Ilir
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: