Mengungkap Sejarah Makam Keramat Buaya Putih di Sungai Tallo di Makassar

Mengungkap Sejarah Makam Keramat Buaya Putih di Sungai Tallo di Makassar

Mengungkap Sejarah Makam Keramat Buaya Putih di Sungai Tallo di Makassar -Foto: net-

PAGARALAMPOS.COM – Kota Makassar,  kota yang terkenal tidak hanya  karena keindahan alamnya namun juga keanekaragaman budayanya serta legenda yang menghiasi sejarahnya. 

Salah satu tempat penyimpanan cerita-cerita legendaris adalah pekuburan suci Buaya Putih. Tempat yang penuh makna dan keajaiban.

Legenda buaya putih yang melingkupi Makam Keramat ini bermula dari masa lalu ketika Kampung Bangkala, sebuah kawasan yang terletak tidak jauh dari Kota Makassar. Terancam oleh serangan kelompok musuh yang mengganggu perdamaian warga setempat.

Terletak hanya 8 kilometer dari pusat Kota Makassar, makam ini telah menjadi tempat ziarah bagi banyak orang. Menawarkan pengalaman spiritual yang mendalam yang tak terlupakan.

BACA JUGA:6 Destinasi Wisata di Lombok Wajib Banget Kamu Kunjungi!

BACA JUGA:Rekomendasi Tempat Wisata Paling Menarik dan Terpopuler di Sekitar Danau Toba

Di tengah kekacauan itu, muncul seorang pahlawan bernama Boe Ri Bungung BatutitisanYang dalam legenda dikenal sebagai buaya putih atau Karaeng Sinri Jala. 

Dipercaya berasal dari kerajaan di bawah Sungai Tallo, Boe Ri Bungung Batutitisan memiliki kekuatan yang luar biasa, melambangkan perlindungan dan keberanian.Boe Ri Bungung Batutitisan tidak hanya berjuang untuk melawan musuh-musuh yang mengancam kampungnya.

Menemukan makam keramat Buaya Putih di tepian Sungai Tallo menghadirkan rasa tegang dan takjub di Kota Makassar.  Tempat ini tidak hanya menjadi tujuan wisata biasa tetapi juga merupakan tempat yang penuh dengan legenda dan mitos.

Keberadaannya menawarkan pengalaman yang lengkap, memadukan sejarah, budaya dan spiritualitas dalam satu perjalanan yang luar biasa. Dengan suasana angker yang luar biasa, makam suci Buaya Putih mengajak pengunjung masuk jauh ke dalam kegelapan masa lalunya yang tersembunyi.

BACA JUGA:Wisata Alam Ciamis, Berwisata di 5 Curug Cocok Untuk Melepas Penat!

BACA JUGA:Mengeksplore 5 Destinasi Wisata Paling Hits di Lumajang

Tetapi juga membawa kedamaian dan kemenangan bagi warga Kampung Bangkala.  Kehadirannya menjadi simbol persatuan dan semangat dalam menghadapi ketidakadilan. 

Namun, setelah misi kemanusiaannya terpenuhi, Boe Ri Bungung Batutitisan menghilang tanpa jejak, meninggalkan legenda dan keajaiban di baliknya. Makam Keramat Buaya Putih merupakan hasil dari kepergiannya, yang diiringi oleh munculnya Pohon Pucak, sebuah simbol spiritual yang menjadi tempat suci bagi masyarakat setempat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: