Mengulik Penemuan Prasejarah Ratusan Tulang Mammoth yang Ditemukan di Gua Surga

Mengulik  Penemuan Prasejarah Ratusan Tulang Mammoth yang Ditemukan di Gua Surga

Inilah Penemuan Prasejarah Ratusan Tulang Mammoth yang Ditemukan di Gua Surga -Foto: net-

PAGARALAMPOS.COM -  Di situs yang terletak di sebelah jalan bebas hambatan yang sangat sibuk di Jaljulia tersebut ditemukan ratusan kapak tangan dari batu dan artefak-artefak lain yang dikatakan memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.

Kegunaan kapak-kapak batu ini belum bisa dipastikan, namun para pakar mengatakan mungkin perkakas tersebut dipakai untuk aneka keperluan, dari membunuh hewan buruan hingga menguliti binatang.

Mereka mengatakan kapak-kapak yang ditemukan sangat rapi yang mengindikasikan pemahaman orang-orang pada zaman itu tentang material batu dan bagaimana mengubah batu menjadi alat yang efektif.

Sebuah temuan arkeologis telah muncul di Polandia, di sebuah tempat bernama Jaskinia Raj atau dijuluki Gua Surga, sebuah situs arkeologi terkemuka di wilayah Świętokrzyskie.

BACA JUGA:Mengungkap Tradisi Suku Anak Dalam, Dibalik Ritual Melangun dan Hukum Adat yang Kuat

BACA JUGA:Indonesia! Misteri dan Keunikan Tradisi Kawin Tangkap di Sumba

Para peneliti telah menemukan ratusan tulang hewan prasejarah, termasuk sisa-sisa singa gua dan mammoth, yang menjadikan gua ini sebagai salah satu situs terpenting di negara tersebut.

Gua Surga, yang selama ini hanya sedikit diketahui, menjadi fokus penelitian baru-baru ini oleh Małgorzata Kot dari Fakultas Arkeologi Universitas Warsawa. 

Meskipun telah dilakukan penelitian pada tahun 1960-an setelah penemuan gua ini, belum ada penelitian lanjutan dalam beberapa dekade.

"Apa yang ditemukan saat itu adalah sejumlah besar tulang hewan dan jejak Neanderthal yang telah mengunjungi tempat ini setidaknya dua kali," kata Kot.

BACA JUGA:Simbol Kekuasaan dan Alat Perlindungan Diri. 4 Senjata Khas Tradisional Sumatera Selatan Masih Ada Sampai Kini

BACA JUGA:Benarkah 5 Suku Ini Keturunan Majapahit , Yuk Simak Faktanya Disini!

"Sejak itu, tidak ada yang terjadi dalam hal penelitian. 

Namun, selama lebih dari 60 tahun, metode laboratorium telah berkembang begitu pesat sehingga kita akan dapat mengatakan lebih banyak tentang temuan dan sejarah tempat ini," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: