Antara Tradisi dan Kepecayaan, Penganut Ini Naik Hajinya Bukan ke Mekkah, Cukup Muncak Gunung Bawakaraeng

Antara Tradisi dan Kepecayaan, Penganut Ini Naik Hajinya Bukan ke Mekkah, Cukup Muncak Gunung Bawakaraeng

Foto : Haji di puncak bawakaraeng.-Antara Tradisi dan Kepecayaan, Kelompok Penganut Ini Naik Hajinya Bukan ke Mekkah, Cukup Muncak Gunung Bawakaraeng-Google.com

PAGARALAMPOS.COM - Misteri dan Legenda Gunung Bawakaraeng hingga Haji di Puncak Gunung, Cek Faktanya!

Menjelang Idul Adha, Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan akan ramai dikunjungi para penganut ritual mistik.

Haji Bawakaraeng adalah nama upacaranya.

Para pengikutnya meyakini bahwa mereka bisa menunaikan ibadah haji dari puncak gunung, seperti layaknya menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Padahal ritual ini tidak termasuk dalam ajaran Islam.

BACA JUGA:Satgas Pamtas RI - PNG Yonif 111/KB Pantau Stabilitas Keamanan di Wilayah Pedalaman Boven Digoel

Penganut ritual ini melakukan perjalanan secara berkelompok dengan menempuh perjalanan dari Desa Tassoso, Manjannang dan Lembanna menuju puncak Gunung Bawakaraeng yang puncaknya berada pada ketinggian 2.883 meter di atas permukaan laut (MDPL). 

 Terletak di dataran tinggi Sulawesi Selatan, gunung ini tidak hanya mempesona dengan panorama alamnya yang mempesona, namun juga dikelilingi oleh banyak cerita mistis yang menghantui kawasan ini.

Mulai dari hutan lebat yang menutupi lereng hingga legenda yang diturunkan secara turun temurun, Gunung Bawakaraeng merupakan salah satu tempat di Indonesia dengan keindahan alam dan kearifan lokal yang menarik untuk dijelajahi.

Profil Gunung Bawakaraeng

Gunung Bawakaraeng merupakan salah satu gunung tertinggi di Sulawesi Selatan dengan ketinggian  2.840 meter di atas permukaan laut. Terletak di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, gunung ini juga dikenal sebagai tempat terdingin di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:Marinir AS Uji Dan Evaluasi Kemampuan Robot Tempur Pabrikan Korea Selatan

Meski sudah tidak aktif lagi sebagai gunung berapi, namun kawahnya masih terlihat sehingga menambah daya tarik alamnya.

Menurut Profesor Asri Jaya, seorang ahli geologi dari Universitas Hasanuddin, Gunung Bawakaraeng terbentuk dari batuan vulkanik, yaitu batuan beku yang terbentuk dari pendinginan magma ketika sudah berbentuk lava atau fragmen beku di permukaan bumi. Pembentukan gunung ini terjadi sekitar 2 juta tahun yang lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: