No Escape (2015), Kisah Survive di Tengah Chaos dan Kudeta Berdarah nan Kejam (03)

No Escape (2015), Kisah Survive di Tengah Chaos dan Kudeta Berdarah nan Kejam (03)

Kisah Survive di Tengah Chaos dan Kudeta Berdarah nan Kejam--google.com

PAGARALAMPOS.COM – Di tengah perjalanan, mereka memutuskan untuk berkendara melewati kerumunan demonstrator pemberontak. 

Salahsatu orang menyadari bahwa mereka adalah warga asing, tetapi tak berkata apapun setelah menyaksikan dua anak berkendara bersama dengannya. 

Setelah datang ke Kedubes, mereka menemukan bahwa tempat tersebut telah direbut pemberontak.

BACA JUGA:Misteri Tradisi Kawin Batu di Majalengka, Energi Mistis di Puncak Gunung Jawa Barat

Bahkan beberapa petugas keamanan Amerika telah tewas dan melarikan diri. 

Namun tetap dikejar oleh sekelompok pemberontak, termasuk pemimpin dari pembantaian hotel.

Keluarga tersebut lantas terpaksa berlindung di sebuah taman kuil Buddha yang berada di dekatnya, dan bersembunyi di balik properti lama. 

BACA JUGA:Belum Terkalahkan, Inilah 4 Merk Aki Terbaik dan Paling Awet, Ini Dia Merknya!

Para pemberontak kemudian mulai memasuki tempat tersebut dan mulai mencari mereka. 

Jack berniat merebut senjata, dan Annie keluar dari persembunyian dalam rangka memancing perhatian, sementara Lucy dan Beeze bersembunyi. 

Setelah menyadari bahwa senjata yang ia rebut tak memiliki peluru, Jack ditangkap dan tertahan. 

BACA JUGA:UJI ADRENALIN! 5 Tempat Horor di Kota Yogyakarta Ini Bikin Darahmu Mendidih

Saat pemimpin pemberontak nyaris memperkosa Annie, Hammond dan Kenny memasuki tempat tersebut.

Kemudian menembaki sebagian besar pemberontak kecuali pemimpinnya, yang melarikan diri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: