Benua yang Tenggelam dalam Misteri dan Keajaiban, Apakah Atlantik itu Ada, Hanya Tuhan Yang tahu!

Benua yang Tenggelam dalam Misteri dan Keajaiban, Apakah Atlantik itu Ada, Hanya Tuhan Yang tahu!

Benua Atlantis yang hilang --

PAGARALAMPOS.COM - Meskipun pencarian untuk menemukan Atlantis masih berlanjut, hingga saat ini belum ada bukti arkeologi yang konklusif untuk mendukung keberadaannya.

Beberapa penemuan arkeologi seperti situs kuno di Santorini dan Gunung Padang memicu spekulasi tentang keterkaitannya dengan Atlantis, tetapi klaim-klaim ini masih menjadi perdebatan di antara para ahli.

Sampai ada bukti yang lebih jelas dan konklusif, Atlantis tetap menjadi misteri yang memikat imajinasi kita.

Apakah Atlantis benar-benar pernah ada atau hanya mitos yang diperkaya oleh imajinasi manusia, tetap menjadi pertanyaan yang belum terjawab.

Mungkin suatu hari nanti, rahasia Atlantis yang hilang akan terkuak dan mengungkapkan kebenaran di balik mitos yang mengelilinginya.

BACA JUGA:5 Tradisi Suku di Indoneisa, Keunikan dan Kontroversi-nya, No 5 Cukup Aneh!

Misteri dari kota dengan julukan The Lost City of Atlantis, merupakan benua yang sebelumnya dianggap hilang, bahkan hingga kini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Banyak peneliti mengatakan bahwa Atlantis sekarang ada di tempat lain, tetapi hal ini tidak dapat dibuktikan secara pasti.

Atlantis sering disebut sebagai masyarakat utopis yang maju dengan kebijaksanaan yang mampu membawa perdamaian dunia.

Bahkan Ribuan buku Telah terbit serta majalah, dan situs web didedikasikan untuk mempelajari dan menyajikan Atlantis. Bahkan beberapa orang kehilangan kekayaan dan dalam beberapa kasus nyawa mereka untuk mencari Atlantis. 

BACA JUGA:Inilah Sederat Fakta Gunung Padang Yang Menggegerkan Dunia! Simak Penjelasan Lengkapnya

Menggemparkan Dunia, Ternyata Benua Atlantis Hilang Itu Indonesia, Benarkah?.

Dimana Salah satu pakar yang percaya Atlantis berada di Indonesia adalah Profesor Arysio Santos, seorang ahli geologi dan fisikawan nuklir asal Brasil, yang telah melakukan penelitian selama 30 tahun untuk mengungkap keberadaan Atlantis.

Santos menggunakan pendekatan ilmu geologi, astronomi, paleontologi, arkeologi, linguistik, etnologi, dan mitologi perbandingan dalam penelitiannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: