Warga Bumi Agung Gotong Royong Perbaiki Irigasi Patah

Warga Bumi Agung Gotong Royong Perbaiki Irigasi Patah

Foto: Dok/Pagaralampos.co PERBAIKI: Sejumlah masyarakat Dusun Bumi Agung melakukan gotong royong perbaikan Irigasi Ayek Garaman. Senin, 3 September pagi.--

PAGARALAM, PAGARALAMPOS.CO - Saluran irigasi Siring Ayek Garaman yang berada di wilayah Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara dilakukan Normalisasi. 

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui pihak Kelurahan Bumi Agung, bersama Bhabinkamtibmas, serta Ketua RT/RW, dan masyarakat Dusun Bumi Agung sebagai penerima manfaat air melakukan Gotong Royong normalisasi Irigasi Ayek Garaman. Senin (3/10) pagi.

Lurah Bumi Agung Handra, ST mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan juga pihak terkait telah meluangkan waktu untuk membantu proses perbaikan Irigasi Ayek Garaman tersebut.

"Dengan adanya gotong royong seperti ini proses perbaikan Siring menjadi lebih ringan, sebab dilakukan bersama-sama," ujarnya kepada Pagaralampos.co.

BACA JUGA:Warga Gotong Royong Normalisasi Irigasi

Puluhan warga Bumi Agung langsung terjun ke lokasi guna menuntaskan permasalahan yang terjadi.

Secara bahu membahu masyarakat memperbaiki aliran Siring Ayek Garaman yang patah sepanjang 5 meter, dengan total perbaikan 30 meter dan lebar 2 meter.

"Seluruh perangkat ikut andil, 13 ketua RT, dan 3 RW, Bhabinkamtibmas beserta puluhan warga diajak untuk bersama-sama memperbaiki kerusakan irigasi ini," jelasnya.

Hal ini dilakukan, lanjut Handra, setelah pihaknya menerima laporan warga dari adanya hujan deras mengguyur Kota Pagaralam Pada Sabtu (1/10) hingga Minggu (2/10) malam, yang menyebabkan meningkatnya volume air, dan membuat dinding irigasi tersebut menjadi patah.

BACA JUGA:Saluran Irigasi Patah dan Lahan Pertanian Tertutup Material Longsor

Dampaknya, ada sekitar puluhan kolam ikan, tempat cucian dan pemandian umum di wilayah Dusun Bumi Agung sebagai penerima manfaat tidak dialiri air alias kering.

Handra berharap agar kekompakan, kerja keras dan semangat gotong royong ini terus hidup di tengah masyarakat. "Jangan tinggalkan budaya gotong, dari sini dapat terjalin silaturahmi antar warga," pungkasnya.(FA15/min3)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: