Pemkot PGA

Bahas Penguatan Organisasi Media Siber, Pengurus AMSI Sumsel Periode 2024–2028 Gelar Bukber

Bahas Penguatan Organisasi Media Siber, Pengurus AMSI Sumsel Periode 2024–2028 Gelar Bukber

Bahas Penguatan Organisasi Media Siber, Pengurus AMSI Sumsel Periode 2024–2028 Gelar Bukber--

PAGARALAMPOS.COM – Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2024–2028 menggelar kegiatan buka bersama di Ngupiday Café yang berlokasi di Jalan Angkatan 45 No.80, Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antar- pengurus organisasi perusahaan pers berbasis digital di Sumatera Selatan.

Buka bersama ini dihadiri sejumlah pengurus inti AMSI Sumsel, di antaranya Ketua AMSI Sumsel Ardhy Fitriansyah (Mattanews.co), Sekretaris Edwar Heryadi (Sumselupdate.com), serta Bendahara Ratu Yuliana (Lenterapendidikan.com).

Selain itu, turut hadir Majelis Kehormatan/Etik Yulion Zalfa, Badan Pertimbangan dan Pengawasan Organisasi Sidratul Muntaha (Fornews.co) dan Nila Ertina (Wongkito.co).

BACA JUGA:Honda Stylo 160: Skutik Retro Premium Penantang Vespa, Desain Mewah dan Performa Lebih Bertenaga!

Dari Bidang Advokasi dan Regulasi Media juga hadir Ketua Bambang Samudera (Palpos.id) bersama anggota Muhammad Uzaer (Lenterapendidikan.com).

Menjelang waktu berbuka puasa, kegiatan diisi dengan podcast Lentera Demokrasi yang dipandu jurnalis Nila Ertina.

Podcast tersebut menghadirkan Ketua AMSI Sumsel Ardhy Fitriansyah sebagai narasumber untuk membahas perjalanan organisasi serta perkembangan media siber di daerah.

Dalam podcast yang digagas Muhammad Uzaer tersebut, Ardhy Fitriansyah memaparkan sejarah berdirinya AMSI sebagai organisasi yang menaungi perusahaan pers media siber di Indonesia.

BACA JUGA:Honda HR-V 2026 Resmi Hadir! SUV Stylish dengan Fitur Canggih dan Performa Tangguh!

Ia menjelaskan, AMSI lahir sebagai wadah bagi perusahaan media digital untuk memperjuangkan profesionalisme, kredibilitas, serta keberlanjutan industri media siber di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat.

“AMSI hadir untuk mendorong perusahaan media siber tetap menjalankan praktik jurnalistik yang profesional, independen, dan berpedoman pada standar yang ditetapkan Dewan Pers,” ujarnya.

Ardhy juga menjelaskan proses perekrutan anggota AMSI yang dilakukan secara selektif. Setiap perusahaan pers yang ingin bergabung harus memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan standar perusahaan pers sebagaimana diatur Dewan Pers.

Menurutnya, hingga saat ini AMSI Sumsel memiliki 15 perusahaan pers sebagai anggota yang sebagian besar telah terverifikasi administrasi dan faktual oleh Dewan Pers.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: