Pemkot PGA

Status Level II Gunung Dempo, PVMBG Ingatkan Pendaki Jauhi Kawah

Status Level II Gunung Dempo, PVMBG Ingatkan Pendaki Jauhi Kawah

Foto : Pengamatan Gunung Api Dempo di Pagar Alam yang status waspada.--ist

PAGARALAMPOS.COM - Aktivitas Gunung Dempo masih berada pada Level II (Waspada) berdasarkan laporan terbaru periode pengamatan 8 April 2026 pukul 00.00–24.00 WIB. Data ini dirilis oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melalui Pos Pengamatan Gunungapi sebagai bagian dari pemantauan rutin terhadap kondisi gunung berapi aktif di Indonesia.

Secara umum, kondisi cuaca di sekitar Gunung Dempo terpantau cukup bersahabat. Langit cerah dengan hembusan angin lemah ke arah utara dan barat memberikan visibilitas yang baik selama proses pengamatan. Suhu udara tercatat berkisar antara 18 hingga 28 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban relatif antara 57,3 hingga 58,5 persen, serta tekanan udara di kisaran 588,4–592,7 mmHg.

Dari sisi visual, gunung tampak jelas hingga sesekali tertutup kabut tipis dengan intensitas 0–III. Menariknya, selama periode pengamatan tidak terdeteksi adanya asap yang keluar dari kawah. Hal ini mengindikasikan bahwa aktivitas permukaan gunung relatif tenang dan tidak menunjukkan gejala erupsi dalam waktu dekat.

Namun demikian, aktivitas di dalam perut bumi masih terus berlangsung. PVMBG mencatat adanya satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 11 mm dan durasi 8 detik. Selain itu, juga terdeteksi satu gempa tektonik jauh dengan amplitudo lebih besar, yakni 30 mm dan durasi 39 detik. Kedua jenis gempa ini menjadi indikator bahwa masih ada dinamika geologi yang terjadi di bawah permukaan Gunung Dempo.

BACA JUGA:Gunung Dempo Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 2.500 Meter

BACA JUGA:Waspada, Aktivitas Vulkanik Gunung Dempo Meningkat Terekam Gempa

Tak hanya itu, tremor menerus atau microtremor juga terpantau dengan amplitudo berkisar antara 0,5 hingga 1 mm, yang didominasi angka 0,5 mm. Meski tergolong rendah, fenomena ini menunjukkan adanya aktivitas internal yang stabil namun tetap aktif.

Pihak PVMBG menegaskan bahwa meskipun aktivitas tergolong rendah, status Level II (Waspada) tetap harus disikapi dengan serius. Masyarakat, pendaki, dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati area pusat aktivitas kawah demi menghindari potensi bahaya yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Adapun batas aman yang direkomendasikan adalah tidak beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif. Bahkan, untuk sektor utara yang merupakan arah bukaan kawah, masyarakat diminta menjaga jarak hingga 2 kilometer. Area ini dinilai rawan terhadap lontaran material vulkanik maupun paparan gas berbahaya yang tidak selalu terlihat secara kasat mata.

Imbauan ini menjadi penting, terutama bagi para pendaki dan wisatawan yang kerap menjadikan Gunung Dempo sebagai destinasi favorit. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama di tengah keindahan alam yang ditawarkan.

BACA JUGA:Pendakian Gunung Dempo Ditutup Sementara

BACA JUGA:DWGD - Dispar Kolab Aksi Wisata Bersih di Kebun Teh Gunung Dempo

Laporan resmi ini bersumber dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui Badan Geologi dan PVMBG, yang terus melakukan pemantauan intensif guna memastikan informasi terkini dapat segera disampaikan kepada masyarakat.

Dengan kondisi yang masih fluktuatif meski cenderung stabil, kewaspadaan dan kepatuhan terhadap rekomendasi pihak berwenang menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko bencana. Gunung Dempo mungkin tampak tenang di permukaan, namun aktivitas di dalamnya tetap berjalan sebuah pengingat bahwa alam selalu memiliki dinamika yang perlu dihormati. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: