Mengapa Suku Bugis Dikenal Sebagai Pelaut Ulung? Ini Alasannya!
Mengapa Suku Bugis Dikenal Sebagai Pelaut Ulung? Ini Alasannya!--
Bahasa Bugis adalah bahasa yang memiliki banyak dialek dan variasi tergantung dari daerah asalnya.
Meskipun Bahasa Indonesia menjadi bahasa utama dalam komunikasi, bahasa Bugis tetap digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan keluarga dan komunitas.
Menariknya, ada pula sistem "Ditu" dan "Ditta", yakni dua bentuk bahasa dalam masyarakat Bugis yang digunakan untuk berbicara kepada orang yang lebih tua atau orang yang dihormati, serta kepada teman sebaya.
6. Suku Bugis dan Agama
Sebagian besar Suku Bugis menganut agama Islam, namun masih banyak juga yang memeluk agama lain seperti Kristen dan Hindu.
BACA JUGA:Jejak Sejarah Islam di Pagar Alam: Dari Puyang Awak Hingga Masjid Perdipe
Kepercayaan tradisional Bugis, yang disebut "Anakkua", juga masih dipertahankan oleh sebagian masyarakat, meskipun pengaruh Islam cukup kuat.
Kepercayaan ini mengajarkan penghormatan kepada roh leluhur dan berbagai kekuatan alam, yang turut membentuk budaya spiritual mereka.
7. Suku Bugis dan Pengaruh di Dunia Internasional
Suku Bugis tidak hanya berpengaruh di Indonesia, tetapi juga di luar negeri.
Banyak masyarakat Bugis yang merantau ke negara-negara seperti Malaysia, Singapura, dan bahkan Australia, untuk bekerja di sektor perkapalan dan perdagangan.
BACA JUGA: Penemuan Kota Kuno Maya di Hutan Meksiko: Menelusuri Jejak Sejarah yang Hilang
Mereka dikenal sebagai pekerja keras dan sangat dihormati di berbagai negara tempat mereka tinggal.
Bahkan, pada abad ke-19, banyak orang Bugis yang bekerja sebagai pelaut di kapal Inggris, Belanda, dan Portugis.
Suku Bugis adalah sebuah komunitas dengan tradisi, sejarah, dan budaya yang sangat kaya. Dari kapal phinisi yang legendaris, hingga filosofi hidup yang mengajarkan tentang ketekunan, Suku Bugis terus mempertahankan identitas mereka di dunia yang semakin modern.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
