Wako Ingatkan Warga Stop Bakar Lahan
Foto : Walikota Pagar Alam ingatkan warga tak bakar lahan.--Ist
PAGARALAMPOS.COM – Pesan tegas disampaikan Walikota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah ST kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat. ASN diminta lebih bijak bermedia sosial, sementara masyarakat diingatkan untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah musim kemarau.
Pesan tersebut disampaikan Kak Ludi saat memimpin Upacara Gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, dalam rangka memperingati HUT Kementerian Komunikasi dan Digital, Hari Perhubungan Nasional serta Hari Pariwisata Sedunia 2026, di Halaman Kantor Wali Kota Pagar Alam, Kamis (17/9/2026).
Upacara diikuti Wakil Walikota Pagar Alam Hj. Bertha, Forkopimda, jajaran TNI dan Polri, para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ASN di lingkungan Pemkot Pagar Alam.
Dalam arahannya, Walikota secara khusus mengingatkan ASN, agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, status sebagai abdi negara membuat aktivitas ASN di ruang digital ikut menjadi perhatian masyarakat.
BACA JUGA:Karhutla Terjadi Dekat Bandara Atung Bungsu
BACA JUGA:Kemarau Ancam Kekeringan di Pagar Alam, BPBD Ingatkan Bahaya Karhutla
BACA JUGA:Karhutla Terjadi Dekat Bandara Atung Bungsu BACA JUGA:Perkuat Pencegahan Karhutla, Pemkot Pagar Alam Gandeng Mabes TNI
Karena itu, ASN diminta tidak sembarangan mengunggah maupun mengumbar persoalan pribadi ke ruang publik, yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap diri sendiri maupun citra institusi. “Bijaklah dalam bermedia sosial, jangan mengumbar hal-hal pribadi ke Medsos yang berpotensi dapat merugikan diri sendiri,” pesan Wako.
Selain persoalan etika bermedia sosial, perhatian Kak Ludi juga tertuju pada ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih membayangi saat musim kemarau. Dia juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat, yang masih melakukan pembukaan dan pembersihan lahan dengan cara membakar.
Kebiasaan tersebut dinilai berisiko memicu api menjalar dan menyebabkan kebakaran lahan maupun pekarangan. Untuk itu, masyarakat diminta menghentikan praktik pembakaran saat membersihkan lahan, terlebih ketika kondisi kemarau membuat material di sekitar lahan lebih mudah terbakar.
“Api kecil jadi kawan, besar jadi lawan. Untuk itu mari kita cegah Karhutla dengan cara tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar, apalagi di musim kemarau seperti saat ini,” katanya.
Sebelumnya informasi dari BPBD Pagar Alam jika kasus karhutla kembali terjadi di wilayah Kota Pagar Alam. Kali ini, kobaran api muncul di area sekitar Bandara Atung Bungsu, Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan.
BACA JUGA:Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Sebar Spanduk Imbauan kepada Masyarakat
BACA JUGA:Karhutla di Pagar Alam Kian Meluas, 7 Hektar Lahan Hangus Dilalap Si Jago Merah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

