Izin Usaha Perusahaan Abai Karhutla Terancam Dicabut

Selasa 06-10-2026,09:31 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Gusti

Bahkan, terdapat kondisi ketika asap terlihat sebelum api muncul. Fenomena tersebut, menurut Deru, perlu diteliti lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.

“Kadang-kadang tempat yang terbuka jauh dari permukiman timbul asap. Terbalik ini, bukan api terjadi asap, timbul asap terjadi api. Ini kajian apakah memang sifatnya gambut demikian kalau menerima panas yang tinggi atau apa penyebab lainnya,” jelasnya.

Sumatera Selatan, lanjut Deru, memiliki kawasan gambut sekitar 1,4 juta hektare. Luasan tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama dalam pengendalian karhutla.

“Ini kelebihan dan kekurangan kita sebagai wilayah yang punya gambut, tidak tanggung-tanggung 1,4 juta hektare. Ini harus bersama-sama menjaganya,” tuturnya.

BACA JUGA:BPBD Pagar Alam Rekam 26 Kasus Karhutla, Dempo Selatan Terluas Lahan Terbakar

Deru juga berencana turun langsung ke daerah yang mengalami karhutla cukup parah pada Sabtu atau Minggu.

Dalam kunjungan tersebut, ia akan mengumpulkan perangkat desa, termasuk kepala desa, untuk memberikan dukungan kepada relawan yang telah berbulan-bulan terlibat dalam penanganan karhutla.

“Saya tentu secara khusus ke daerah yang terjadi karhutla luar biasa ini. Saya akan kumpulkan seluruh perangkat desanya, termasuk kepala desa, untuk menyemangati relawan yang sudah berbulan-bulan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pola penanganan karhutla harus diperkuat agar tidak hanya berorientasi pada pemadaman api, tetapi juga mampu mengatasi sumber asap.

BACA JUGA:Kymco K1E 125 vs Yamaha Axis Z, Mana yang Lebih Unggul untuk Skutik Komuter Harian?

“Kita harus pakai pola yang ekstraordinari untuk mengurangi, menghilangkan sumber asap,” pungkasnya.

Kategori :