7. Pantau Hama dan Rawat Buah hingga Panen
Tanaman anggur juga dapat mengalami gangguan berupa hama maupun penyakit.
Kutu daun, ulat, serta penyakit akibat jamur perlu diwaspadai karena dapat merusak daun, tunas, hingga buah.
Pemeriksaan secara rutin membantu masalah diketahui lebih awal.
Bagian tanaman yang terserang penyakit sebaiknya segera dipangkas dan dibuang agar tidak menjadi sumber penyebaran.
Ketika buah mulai terbentuk, perhatikan pula kepadatan tandan.
Jika buah terlalu rapat, penjarangan dapat dilakukan agar buah memperoleh ruang tumbuh yang cukup dan sirkulasi udara tetap baik.
BACA JUGA:Bikin Ogah Balik ke Kota! 10 Ide Rumah Mewah di Kampung Halaman yang Asri dan Elegan
Buah yang sudah berkembang juga dapat dilindungi dari gangguan burung maupun kondisi cuaca menggunakan jaring atau pelindung yang sesuai.
Dengan perawatan sejak awal hingga masa pematangan, peluang mendapatkan buah anggur yang sehat dan berkualitas akan semakin besar.
Pada akhirnya, keberhasilan menanam anggur di pekarangan tidak hanya ditentukan oleh jenis bibit.
Kombinasi antara lokasi yang mendapat cukup cahaya, media dengan drainase baik, pemupukan yang seimbang, rambatan yang tepat, serta pemangkasan teratur menjadi bagian penting agar tanaman tidak berhenti pada pertumbuhan daun saja, tetapi juga mampu menghasilkan buah.