Jangan Cuma Rimbun Daun, Begini Cara Menanam Anggur agar Rajin Berbuah

Senin 07-09-2026,11:48 WIB
Reporter : Deka
Editor : Almi

Jangan sampai tanaman kekurangan air, tetapi hindari pula media yang terus-menerus basah karena dapat mengganggu akar.

Pada masa awal setelah penanaman, kebutuhan air biasanya lebih tinggi karena tanaman sedang beradaptasi.

Setelah tanaman berkembang lebih besar, penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi tanah.

Pemupukan juga perlu dilakukan secara berkala. Kompos atau pupuk kandang dapat digunakan untuk menjaga kesuburan media, sementara pupuk tambahan dapat diberikan sesuai fase pertumbuhan tanaman.

Komposisi nutrisi sebaiknya tidak berlebihan, terutama nitrogen.

Pasalnya, terlalu banyak nitrogen dapat mendorong pertumbuhan daun dan tunas secara berlebihan sehingga tanaman kurang optimal dalam memasuki fase generatif.

BACA JUGA:Bikin Ogah Balik ke Kota! 10 Ide Rumah Mewah di Kampung Halaman yang Asri dan Elegan

6. Jangan Abaikan Pemangkasan

Salah satu hal yang membedakan tanaman anggur dengan tanaman buah lainnya adalah pentingnya pemangkasan untuk mengatur pertumbuhan dan merangsang produksi buah.

Tanaman yang dibiarkan tumbuh bebas dapat memiliki terlalu banyak daun dan cabang.

Akibatnya, pertumbuhan menjadi tidak terkontrol dan produktivitas buah bisa menurun.

Budiono mengatakan pemangkasan menjadi bagian penting dalam siklus produksi anggur.

"Kalau habis buah dipotong, nanti berbuah lagi. Kalau dibiarkan saja, cuma daun saja, tidak ada buahnya," ujarnya.

Menurut pengalamannya, setelah dilakukan pemangkasan, tanaman membutuhkan waktu sekitar empat bulan untuk kembali menghasilkan buah.

Dengan pengaturan yang baik, tanaman dapat dipelihara agar berproduksi beberapa kali dalam setahun.

BACA JUGA:Mau Mulai Bisnis dari Rumah? Ini 13 Ide Usaha Kuliner dengan Modal Terjangkau

Kategori :