Suku Mee: Wilayah Persebaran dan Ciri Khasnya

Jumat 10-07-2026,15:30 WIB
Reporter : Fitri
Editor : Almi

5. Klan

Masyarakat Mee terbagi ke dalam berbagai klan atau marga.

Di wilayah Dogiyai, beberapa marga yang dikenal antara lain Yobe, Tigi, Tekege, Dogomo, Agapa, Dimi, Petege, Pekey, Goo, Wakey, dan Boma.

BACA JUGA:Kuroda Kanbei: Jenius Strategi yang Mengubah Peta Sejarah Jepang Lewat Perencanaan yang Tenang dan Tepat

Setiap klan memiliki simbol totem serta aturan atau pantangan adat yang diwariskan secara turun-temurun.

6. Mata Pencaharian

Kehidupan masyarakat Mee banyak bergantung pada sistem pertanian ladang yang dikenal dengan istilah bugi.

Dalam aktivitas bercocok tanam, terdapat pembagian tugas yang jelas antara laki-laki dan perempuan.

BACA JUGA:Jejak Sejarah Danau Rayo, Danau Alami yang Menyimpan Kisah dan Warisan Budaya

Kaum laki-laki bertanggung jawab membuka lahan dan membangun pagar di sekeliling kebun.

Sementara itu, perempuan berperan dalam menanam, merawat tanaman, hingga memanen hasil pertanian.

Suku Mee merupakan salah satu suku asli Papua yang memiliki kekayaan budaya, sistem sosial, dan tradisi yang masih dijaga hingga kini.

Keberadaan mereka menjadi bagian penting dari keragaman budaya Indonesia yang patut dikenal dan dilestarikan.

Kategori :