4. Kista Sebasea
Kista sebasea adalah benjolan keras seperti tulang yang terjadi di belakang telinga akibat penyumbatan pada kelenjar minyak. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi bisa mengganggu jika ukurannya semakin membesar.
BACA JUGA:Khasiat Tersembunyi Sayur Pakis, Hijau Lezat yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Tubuh! 5. Lipoma
Lipoma adalah benjolan di belakang telinga yang terasa keras seperti tulang dan terbentuk dari jaringan lemak. Meskipun umumnya jinak dan tidak menimbulkan rasa sakit, lipoma dapat memberikan ketidaknyamanan.
BACA JUGA:7 Cara Meredakan Radang Amandel Tanpa Operasi 6. Mastoiditis
Mastoiditis merupakan infeksi pada tulang mastoid yang terletak di belakang telinga, yang dapat mengakibatkan terjadinya benjolan menyakitkan di area tersebut ketika ditekan. Gejala lain yang dapat muncul meliputi:
- Demam tinggi.
- Cairan yang keluar dari telinga.
- Pembengkakan di sekitar benjolan.
- Sakit kepala yang berlangsung terus-menerus.
7. Otitis Media
Infeksi pada telinga tengah, atau yang dikenal sebagai otitis media, juga dapat menyebabkan benjolan pada bagian belakang telinga, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Apabila tidak ditangani, masalah ini bisa berujung pada munculnya lubang di gendang telinga.
BACA JUGA:Rahasia Daun Pandan untuk Kesehatan Tubuh, Alami dan Kaya Manfaat 8. Jerawat
Pori-pori yang tersumbat akibat kelebihan minyak dapat memicu timbulnya jerawat di sekitar telinga.
Jika terdapat benjolan di belakang telinga pada bayi atau orang dewasa akibat jerawat, menjaga kebersihan kulit dapat membantu mengurangi gejalanya.