Maluku Tenggara Barat memiliki tradisi mengatur persaudaraan dengan menggunakan daun Lolat dan Kidabela.
Daun Lolat berperan dalam mengatur hubungan antar masyarakat, baik antar desa atau lebih.
Bentuknya tergambar dalam kidabela.
Upacara ini dilaksanakan supaya masyarakat tetap bersatu dan mencegah terjadinya konflik.