PAGARALAMPOS.COM - Oli mesin memiliki peran penting dalam menjaga performa kendaraan agar tetap optimal.
Penggunaan oli berkualitas dapat membantu mengurangi gesekan antar komponen mesin sekaligus memperpanjang usia kendaraan.
Sayangnya, saat ini peredaran oli palsu masih cukup marak di pasaran.
Jika tidak teliti, konsumen bisa saja membeli produk tiruan yang justru berisiko merusak mesin kendaraan. Karena itu, penting untuk mengetahui cara membedakan oli asli dan palsu sebelum membeli.
Berikut beberapa tips yang bisa diperhatikan untuk mengenali oli original dengan lebih mudah.
BACA JUGA:12 Ide Pagar Besi Lipat Dua Daun untuk Garasi Kecil, Pilihan Aman, Efisien Ruang, dan Tetap Bergaya
1. Cek kondisi kemasan dan label
Oli asli umumnya memiliki kemasan yang rapi dengan kualitas cetakan label yang jelas. Perhatikan detail tulisan, logo, hingga warna kemasan. Produk palsu sering memiliki cetakan buram, warna berbeda, atau bahkan terdapat kesalahan penulisan
Untuk mengurangi risiko mendapatkan barang palsu, sebaiknya beli oli di bengkel resmi atau toko terpercaya.
2. Perhatikan nomor produksi dan kode batch
Setiap produk oli biasanya dilengkapi kode produksi atau nomor batch tertentu. Kode ini dapat digunakan untuk mengecek keaslian produk.
Jika ragu, konsumen bisa memverifikasi nomor tersebut melalui layanan resmi produsen atau distributor. Produk palsu sering kali tidak memiliki kode yang valid atau informasi produksinya tidak jelas.
BACA JUGA:Nikmati Masa Tua dengan Tenang! Ini 5 Desain Rumah Desa Fungsional yang Bikin Hidup Lebih Santai
3. Amati warna dan tekstur oli
Oli asli memiliki warna dan kekentalan yang sesuai standar pabrikan. Bila warna terlihat terlalu keruh, terlalu encer, atau berbeda dari biasanya, ada kemungkinan produk tersebut tidak asli.