Kinerja BSI Solid, Pengembangan Bisnis Emas Sebagai Pilar Utama Pertumbuhan

Minggu 19-04-2026,22:59 WIB
Reporter : Gusti
Editor : Gusti

PAGARALAMPOS.COM - Kinerja PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menunjukkan kinerja solid pada awal 2026. Langkah Perseroan mengakselerasi digital, memperluas layanan bisnis emas, memperkuat segmen konsumer serta fokus pada dukungan terhadap program Pemerintah pada sektor produktif dan UMKM terbukti efektif dalam menjaga tren pertumbuhan kinerja Perseroan yang positif dan berkelanjutan.

Kepala BSI Cabang Kota Pagar Alam Ade Saputra mengatakan kita BSI terus memperkuat komitmen dukungan terhadap program Astacita Pemerintah terutama penyaluran pembiayaan segmen ritel untuk mengakserasi pertumbuhan ekonomi nasional. 

Melalui dukungan pembiayaan ekosistem melalui penyediaan penyaluran pembiayaan mikro, SME maupun KUR Syariah, langkah ini terbukti efektif, tercermin dari rasio keuangan BSI solid serta fungsi intermediasi yang baik antara dana pihak ketiga dan pembiayaan.

BACA JUGA:BRI Perkuat Dukungan Perumahan Nasional, Realisasi KPR Subsidi Capai Rp16,79 Triliun di Awal 2026

BACA JUGA:BSB Ramaikan Pagar Alam Coffee Festival 2025, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat QRIS dan Layanan Digital

Ade Saputra menambahkan secara umum, kinerja BSI pertumbuhan yang solid di berbagai indikator utama. Pembiayaan tumbuh 14,32% menjadi Rp323 triliun secara YoY, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen konsumer, khususnya bisnis emas.

Selain itu, pertumbuhan pembiayaan juga diperkuat melalui kontribusi pembiayaan ritel termasuk UMKM mencapai Rp52,43 triliun naik 6,10% (YoY).

Perseroan berkomitmen kuat mendukung UMKM naik kelas mulai dari pendampingan, pelatihan, pembiayaan, business matching hingga penyediaan layanan BSI UMKM Center.

Pertumbuhan pembiayaan juga ditopang dari strategi Perseroan dalam memperkuat diferensiasi melalui bisnis bulion bank yang menjadi salah satu keunggulan BSI.

BACA JUGA:Permudah Transaksi Saat Libur, Bank SumselBabel Siapkan Cash Money di 13 ATM

BACA JUGA:Ayo Menabung, Pesirah Bank SumselBabel Berhadiah Mobil

Sejak memperoleh izin bulion bank, bisnis emas BSI menunjukkan  pertumbuhan signifikan dan menjadi salah satu pendorong utama kinerja Perseroan.

Kinerja ini turut diperkuat oleh peningkatan kelolaan emas yang telah mencapai sekitar 22,5 ton serta basis nasabah yang terus berkembang hingga 23 juta dalam empat tahun terakhir.

Di sisi lain, pendapatan berbasis komisi (fee based income) meningkat menjadi Rp1,47 triliun, atau tumbuh 30% (YoY). Kontributor utama pertumbuhan FBI berasal dari layanan bank emas yang mencatat lonjakan tertinggi sebesar 136,55% menjadi Rp463 miliar.

Selain itu, kinerja FBI juga didukung oleh bisnis treasury dan layanan e-channel, mencerminkan efektivitas strategi digitalisasi dan diversifikasi layanan BSI.

Kategori :