BACA JUGA:Jejak Kepahlawanan dalam Patung Sultan Hasanuddin: Simbol Perlawanan dari Timur Nusantara! 3. Kitab Raziel Sang Malaikat
Kitab Raziel Sang Malaikat atau Sefer Raziel HaMalakh adalah kitab yang berisi pengetahuan mengenai alam semesta, termasuk tentang astrologi planet-planet, kehidupan, kematian, dan reinkarnasi.
Diperkirakan kitab ini ditulis pada akhir abad ke-12 dan 13 dalam bahasa Ibrani dan Aram. Kitab ini berkaitan dengan ajaran Kabbalah, yang merupakan cabang dari tradisi mistis Yunani.
Dalam salah satu ritusnya, ayam jantan putih dipotong untuk meminta hujan. Menurut Ancient Origin, nama malaikat Raziel berarti "rahasia Tuhan", sehingga sering disebut juga sebagai "malaikat misteri" dan "penjaga rahasia".
Malaikat Raziel digambarkan sebagai makhluk bersayap biru yang memakai jubah abu-abu, dengan sinar kuning yang mengelilinginya.
BACA JUGA:Mengenal Patung Sultan Hasanuddin: Kisah Heroik Sang Ayam Jantan dari Timur dalam Balutan Monumen 4. Liturgi Mitras
Liturgi Mitras adalah salah satu manuskrip sihir paling terkenal dari zaman Yunani kuno.
Manuskrip sihir Yunani merujuk pada dokumen-dokumen Mesir kuno di era Yunani-Romawi. Gulungan manuskrip ini berisi berbagai tulisan sihir, mantra, lagu-lagu, dan upacara.
Para sejarawan memperkirakan bahwa pembuatan papirus tersebut berlangsung antara tahun 100 SM hingga 400 M. Liturgi Mitras pertama kali diterjemahkan oleh Albrecht Dieterich pada tahun 1903.
Dieterich berpendapat bahwa penulisan teks sihir ini terjadi antara tahun 100 hingga 150 SM. Dalam buku Marvin Meyer, The Ancient Mysteries: A Source Book of Sacred Texts, Liturgi Mitras dibagi menjadi dua bagian.
Bagian 475-750 menjelaskan tentang perjalanan jiwa secara spiritual untuk bertemu dengan Dewa Mithras, sementara bagian 751-834 menjelaskan bagaimana melaksanakan liturgi.