Sama-sama Menimbulkan Gatal, Berikut Perbedaan antara Ketombe dan Dermatitis Seboroik

Jumat 17-04-2026,10:43 WIB
Reporter : Deka
Editor : Almi

Di sisi lain, dermatitis seboroik umumnya ditandai dengan bercak bersisik yang berwarna kuning atau merah, gatal yang lebih parah, serta kemungkinan terjadinya pembengkakan dan peradangan pada kulit. Meskipun serpihan di kulit kepala dapat mengganggu penampilan, mengenali ciri-ciri berserkah tersebut dapat membantu membedakan antara ketombe dan dermatitis seboroik.

Ketombe sering dikaitkan dengan kelebihan minyak di kulit kepala, sementara dermatitis seboroik lebih kompleks dengan gejala peradangan yang lebih mencolok. Ketombe merupakan serpihan kulit mati yang terlepas dari kulit kepala.

BACA JUGA:Kenapa Muncul Benjolan di Daun Telinga? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Meskipun umumnya tidak langsung berhubungan dengan kerontokan atau penipisan rambut, dalam beberapa keadaan, ketombe dapat mengakibatkan masalah kerontokan secara tidak langsung.

Ketombe yang parah sering kali disertai rasa gatal yang hebat dan kemerahan pada kulit kepala. Rasa gatal yang terus menerus dapat memicu seseorang untuk menggaruk kulit kepalanya secara berlebihan, berisiko menaikkan luka atau iritasi.

Luka ini dapat melemahkan folikel rambut di posisi yang terpengaruh, memudahkan rambut untuk rontok.

BACA JUGA:Jangan Diabaikan! Ini Penyebab Mata Ikan di Tangan dan Cara Ampuh Menghilangkannya!

Selain itu, infeksi sekunder akibat penggarukan juga dapat memperburuk keadaan kulit kepala, memperlambat pertumbuhan rambut baru. Untuk mencegah dampak negatif ini, penting untuk segera menangani ketombe dengan metode yang tepat, seperti menggunakan sampo khusus ketombe atau berkonsultasi dengan dokter kulit jika kondisinya tak kunjung membaik.

Menjaga kesehatan kulit kepala bukan hanya mengurangi ketombe, tetapi juga mendukung pertumbuhan rambut yang lebih sehat dan kuat.

Kategori :